Rabu, Desember 04, 2019

Gerah, Bekas Lorong 2x5 Meter Jadi Ruang Kelas SDN Pasirukem 2

 

PELITAKARAWANG.COM - Disaat sekolah lain di guyur Dana Alokasi Khusus (DAK) rehab dan Ruang Kelas Baru (RKB) yang kondisinya masih layak, ada SD yang lebih membutuhkan, justru sering di salip pembangunan fisiknya. Seperti yang di alami siswa kelas 1 SDN Pasirukem 2 Kecamatan Cilamaya Kulon. Gara-gara kekurangan rombel bertahun-tahun, sekolah yang berlokasi di Dusun Wagir ini, harus memanfaatkan bekas lorong ukuran 2,5 x 5 meter jadi ruangan kelas tempat belajar siswa. Parahnya, selain bising suara "Sanyo" mesin air yang ada di dalam ruangan, kondisinya juga bikin gerah siswa saat belajar karena tanpa kipas dan pendingin ruangan lainnya.

"Saya sudah dua tahun ini mengajar di ruangan kelas bekas lorong ini, jelas sangat gerah dan sumpek walaupun dengan jumlah siswa yang hanya 14 orang, " Kata Guru Kelas 1 SDN Pasirukem 2 Laela Ida Rihana kepada pelitakarawang.com, Rabu (4/12).

Akibat ruangan sempit dan tidak nyaman itu, sambungnya, tak sedikit Orangtua yang komplain dan mengeluh. Bahkan, sebagian masyarakat setempat, ogah menyekolahkan anaknya ke SDN Pasirukem 2 akibat ruang sempit tersebut. Di sisi lain, siswa memang butuh ruangan yang luas dan lebih layak dari ini. Apalagi, di samping ruangan guru, ada mesin air yang lokasinya ada di dalam kelas, sehingga saat di nyalakan, suasana belajar harus bising akibat itu. "Ada Sanyo di dalam ruangan, yaah lengkap sudah ketidaknyamanan belajar siswa, " Keluhnya. 

Kepala SDN Pasirukem 2, Asep Tajarudin S.pd mengatakan, sebelumnya, kelas 1 dan 2 di satu ruang kelaskan dengan sekat. Tapi, efektifiya belajar tidak lebih baik, maka kelas 1 ini pindah ke ruangan kecil bekas lorong yang ditutup dinding kemudian. Padahal, ruangan itu, sebelumnya merupakan lorong tempat penyimpanan sepeda motor para guru. Atas kondisi itu, sebenarnya pihak sekolah sudah mengajukan permohonan, agar kiranya ada alokasi buat pengadaan RKB di sekolahnya, namun justru lebih dulu menyasar sekolah lain yang kondisi fisik dan ruangannya masih layak. "Dulunya bekas lorong penyimpanan motor para guru itu, ya karena gak ada bantuan, seadanya begitu saja, " Pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top