Senin, Desember 30, 2019

Ini Kemeriahan Milad Desa dan Hajat Bumi di Pulojaya

 

PELITAKARAWANG.COM-Masyarakat Desa Pulojaya Kecamatan Lemahabang tengah pesta bumi menyambut masa tanam, Senin (30/12). Kegiatan yang di pusatkan di halaman Kantor Desa tersebut, juga di padukan dengan perayaan hari jadi Desa Pulojaya ke 43. Ragam kegiatan seperti ruwatan hasil bumi, pagelaran wayang golek, dzikir berjamaah, pameran benda pusaka dan warisan leluhur di suguhkan dalam helaran budaya yang di hadiri masyarakat, tokoh agama dan Muspika Kecamatan tersebut. 

Kades Pulojaya, Solehudin mengatakan, kegiatan milad desa ke 43 sebenarnya jatuh pada 26 November lalu, namun karena ingin dipadukan dengan gelaran hajat bumi paska panen, pihaknya baru bisa selenggarakan meriah pada Senin (30/12) ini. Selain ruwatan dengan wayang golek Dalang Dede Koswara, kegiatan Mapag Cai dan tasyakuran masyarakat itu, juga digelar dengan dzikir manaqib dan pameran benda pusaka warisan leluhur di lokasi acara. Tentu saja, dengan kekompakan dan swadaya masyarakat, semua hasil bumi dan ungkapan rasa syukur masyarakat di luapkan di panggung utama, dengan penuh harap, semoga masa tanam kedepan bisa lancar, tanpa halangan dan terus berproduksi lebih baik dan maslahat bagi masyarakat. "Intinya kita tasyakuran desa dan hasil bumi, agar setiap pembangunan dan juga pertanian di Pulojaya selalu di berkahi Allah SWT, " Ungkapnya.

Wakil Ketua III DPRD Karawang H Deden Rachmat dalam sambutannya mengapresiasi penuh, kegiatan tasyakuran milad desa dan hajat bumi di Desa Pulojaya ini. Karena, tasyakuran ini pada esensinya adalah "ngarojatkeun hasil tatanen, " agar busa lebih baik lagi di musim berikutnya. Ia mendengar, bahwa produksi gabah di musim kemarin, sudah tercapai baik dengan hasil panen 8 - 10 ton perhektarnya. Semoga, di musim-musim berikutnya, bisa lebih meningkat lagi. "Kalau hasil panen produksinya bagus, kemudian harganya stabil, insya Allah ini berkah bagi semua petani, " Katanya. 

Kedepan, sebut Deden, ditahun 2020 mekanisasi alat mesin pertanian (Alsintan) sudah semakin masif di sosialisasikan, mulai alat panen combine harvester, Transplanter atau alat tanam hingga traktor roda empat, siap hadir di Karawang. Mohon, bisa di manfaatkan dengan baik untuk peningkatan produksi pertanian, belum lagi penopang infrastruktur pertaniannya, ini juga harus dapat perhatian khusus. "Alsintan, permodalan, hingga jadwal tanam, ini harus di perhatikan betul semua pihak termasuk pihaknya di DPRD yang kebetulan membidangi salah satunya adalah pertanian, " Pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top