Kamis, Desember 12, 2019

Sering Telan Korban, Pemkab Masih Cuek Pelebaran Jalan Layapan

 

PELITAKARAWANG.COM - Sudah banyak menelan korban "nyemplung", Pemkab Karawang masih cuek pada peningkatan pelebaran akses jalan Layapan Telagasari - Tempuran. Padahal, setiap tahunnya, jalanan yang melintasi 9 desa tersebut, tak luput dari ajuan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) setiap tahunnya. 
Ata Sutisna/Kades Pancakarya

"Saya juga heran, yang dibutuhkan jalan Telagasari - Tempuran untuk dilebarkan, tapi yang direalisasikan malahan Jalanan Tempuran - Wadas yang lebar, " Keluh Kades Cikuntul, Dade Gunawan Kamis (12/12). 

Kades Pancakarya Atta Sutisna Jilun mengungkapkan, ajuan tidak luput di layangkan setiap tahun. Mungkin, di pilihhnya jalan Cilebar - Tempuran - Wadas yang dilebarkan, lebih efisien menurut Pemkab. Mengingat, akses Tempuran - Telagasari akan lebih besar biayanya, sebab bukan saja melebarkan jalannya saja, tetapi juga penurapan hingga Pengarugan ulang tanah yang belum labil, akan banyak menelan biaya lebih banyak. Tapi, catatnya, ia harapkan prioritaskan lintasan yang khususnya ada di Desa Pasirkamuning, Lemahsubur dan Pasirmukti, karena selain ada bekas turap yang ambrol, tikungan tajam dan jalanan retak sangat lebih mengancam para pengendara. "Ya mungkin belum dijadikan prioritas saja sama Pemkab, buktinya Jalan Cilebar - Tempuran- Wadas yang dilebarkan, lebih hemat dan efisien kali, " Sentilnya. 

Seperti diketahui, hampir setiap bulan, jalanan layapan sepanjang hampir 8 kilometer itu sering menelan korban kendaraan nyemplung ke irigasi. Selain pengendara "anyar" yang kurang hapal Medan, akses jalan yang sempit dan tikungan tajam, memudahkan pengendara tergelincir ke pinggiran jalan yang tak lain irigasi. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top