KABAR PILKADA

Syarat Calon Bupati Independen di Perketat, Ini Kata KPUD Karawang

PELITAKARAWANG.COM
09/12/19, 14:36 WIB Last Updated 2019-12-09T07:37:39Z
PELITAKARAWANG.COM - Celah nyalon Bupati - Wakil Bupati dari jalur perseorangan, memang masih terbuka lebar. Namun, di Pilkada 2020 mendatang, calon non Partai Politik (Parpol) tersebut, nampaknya harus siap dengan segudang syarat yang cukup ketat, menyusul pemberlakuan format B1KWK yang harus menyertakan surat resmi pernyataan perorangan mendukung. 

Komisioner KPUD Karawang, Kasum Sanjaya mengatakan, berdasarkan regulasi PKPU, Karawang yang memiliki penduduk kurang dari 2 juta jiwa, maka dukungan untuk calon perseorangan itu adalah 6,5 persen , sehingga di dapati angka syarat dukungan warga sebanyak 108.548 jiwa dan tersebar minimal di 16 Kecamatan. Dukungan itu, sebut pria yang akrab di sapa Aceng ini, tidak cukup dengan hanya mengumpulkan copy ktp, tetapi harus memenuhi format di B1KWK, yang antara lain wajib melampirkan resmi surat pernyataan dukungan dari warga pendukung dan KTP el copy-nya di sertakan dalam pernyataan tersebut. "Kalau tahun sebelumnya, calon Bupati independen itu cukup rekapan KTP, nah sekarang itu harus penuhi format B1KWK dengan pernyataan dan menempelkan copy KTP, sehingga bagi PPS mungkin bisa lebih mudah verifikasinya, " Katanya. 

Disinggung peluang independen daftar ke KPUD, Aceng menyebut semua warga negara berhak mencalonkan dan di calonkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati, asalkan penuhi syarat administrasinya. Memang, sejauh ini, ia mendengar bahwa ada nama Endang Macan Kumbang - Asep Kuncir (Enak) yang mulai ancang-ancang nyalon di independen. Tapi, sampai sekarang, belum ada komunikasi lanjutan. "Siapapun boleh, memang yang baru santer terdengar itu, pak Endang Macan Kumbang - Asep Kuncir ya, " Tutupnya. (Rud)
Komentar

Tampilkan

Terkini