Kamis, Desember 19, 2019

UNBK Mau di Hapus, Komputer "Anyar" Buat Apa?

 

PELITAKARAWANG.COM- Komite dan pihak sekolah belum lama rapat membahas pengadaan tambahan komputer dan perangkatnya bersama Orangtua siswa. Alasannya, karena Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) harus mandiri dan komperhensif tahun ini. Tak tanggung, biaya pengadaan alat UNBK itu, di banderol ratusan ribu sampai jutaan rupiah persiswa, baik tingkat SMP maupun SMA/SMK. Namun, munculnya kebijakan baru penghapusan UN dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun ajaran 2020/2021, mau dibawa kemana alat-alat teknologi yang kadung akan dan sudah di beli pengadaannya tersebut? 


Kepada pelitakarawang.com, Kepala SMAN 1 Cilamaya R Eman Sulaeman mengatakan, komputer dan perangkatnya yang sudah dan akan di gunakan UNBK, tetap terpakai UNBK kelas XII tahun 2020 ini. Betapapun, nanti tahun ajaran baru tidak diberlakukan UN lagi, maka komputer tersebut, tetap ia pastikan tidak Mubadzir atau sia-sia, karena akan digunakan sebagai peningkatan kapasitas siswa dalam penguasaan teknologi di sekolah, seperti mata pelajaran khusus Teknologi Informasi (TI), praktek komputer dan lainnya. Sehingga, komputer yang sudah ada, tidak dibiarkan begitu saja, melainkan terpakai untuk praktek siswa kedepannya. "Walau tidak ada UN, maka komputer yang ada ini, tetap untuk laboratorium komputer sebagai wahana prkatek siswa dan pengingkatan kapasitas teknologinya, " Ungkapnya.

Senada dikatakan Wakasek SMAN 1 Tempuran, Sunarto. Ada dan tidak ada UNBK, komputer bagi siswa tetap dibutuhkan untuk peningkatan kompetensi bidang teknologi informasi, jadi tidak ada istilah sia-sia, betapapun pengadaan sebelumnya harus dengan iuran Orangtua. "Komputer tetap dibutuhkan di lab, ya untuk siswa praktek dan kegiatan lainnya, " Ujarnya. 

Hal yang sama juga dikatakan Guru bidang kurikulum SMPN 1 Telagasari, Aep Saepudin, sebagai SMP yang merupakan percontohan, pihaknya sempat nebeng ke SMK PGRI setiap kali UNBK. Namun, pengadaan komputer buat UNBK itu, menjadi keharusan, mengingat wajibnya setiap sekolah negeri bisa mandiri dalam melaksanakan UNBK. Kalaupun UN mau di hapus menteri Nadiem Makarim tahun depan, komputer yang sudah kadung dibeli dan akan datang itu, akan tersimpan banyak di Lab Komputer untuk praktek TIK siswa, jadi jangan ada anggapan, pembelian komputer ini sia-sia. "Gak ada yang Mubadzir, kita siapkan di Lab untuk siswa juga praktek, " Pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top