KABAR PILKADA

Berantas Emok, Bupati Tunjuk Lemahabang Bakal Model Pertama

PELITAKARAWANG.COM
04/01/20, 14:57 WIB Last Updated 2020-01-04T07:56:59Z
PELITAKARAWANG.COM - Bank Emok menjamur di setiap pelosok desa dan kecamatan. Selain membuat risih perekonomian keluarga lantaran di banderol dengan bunga tinggi, ancaman pengangguran dan kemiskinan baru akibat bank yang tidak jelas legalitasnya ini, bisa bertambah banyak. Mengatasi itu, selain menerbitkan edaran, Bupati Karawang dr Cellica Nurahhadiana berencana menjadikan mesjid-mesjid jadi salah satu pusat ekonomi umat yang di kelola Dewan Keluarga Masjid (DKM).

"Kita nanti ingin DKM kelola bantuan anggaran tanpa bunga kepada jemaah mesjid, dengan syarat uangnya harus di alokasikan usaha, bayarnya saat rutin pengajian ke DKM, jadi terus begulir, "Kata Cellica.

Kecamatan Lemahabang lewat Masjid Aimmatil Mujtahidin, akan di jadikan model pertama jika di sanggupi. Hal ini penting, agar bank Emok sedikit banyaknya sudah tidak di lirik lagi masyarakat sebagai solusi ekonominya. Tapi dengan masjid, selain sarana ibadah dan pengajian, juga bisa menjadi pusat ekonomi bagi masyarakat. Mengapa harus Lemahabang, karena jujur bantuan Pemkab berupa insentif bagi 12 ribu guru ngaji Rp12 Milyar, Marbot masjid Rp1,2 Milyar dan anak yatim Rp8 Milyar, masih belum cukup tentunya, tapi lewat gerakan DKM di Masjid ini, ia banyak belajar manajerialnya, dimana seminggu saja mampu menghimpun uang donatur sampai Rp100 jutaan untuk beasiswa yatim. "Jadi gak salah kalau saya bilang Lemahabang jadi model, orang yang berjalan saja sudah baik, apalagi dibantu Pemkab, " Pungkasnya. (Rud)
Komentar

Tampilkan

Terkini