KABAR PILKADA

Musim Banjir, Petani Wadas Malah Teriak Kekurangan Air

PELITAKARAWANG.COM
15/01/20, 16:44 WIB Last Updated 2020-01-15T09:44:19Z
PELITAKARAWANG.COM - Musim banjir tak selamanya basah, buktinya, 150 hektar sawah di Dusun Tanjungsari KW8 Desa Pulojaya Kecamatan Lemahabang, sedang kekurangan air, Rabu (15/1). Mereka, mengeluhkan, tanaman yang baru di semai dan tandur di golongan air 1, justru minim gelontoran air dari PJT II. 

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tirtajaya Desa Pulojaya Kecamatan Lemahabang, Karma mengatakan, hampir 150 hektar sawah di musim semai dan tandur kurang air. Irigasi di KW8 Tanjungsari surut selama sepekan terkahir, sehingga usia tanaman yang baru 1 - 10 hari tandur, kekurangan air. Bahkan, kalau sampai sepekan terakhir ini air tetap tidak datang, tananman padi terancam menguning daun-daunnya dan mati. "Banyak yang pompa air di Irigasi KW 8 Langsep ini, karena memang petani sangat butuh air, " Katanya. 

Pihaknya, sebut Karma sudah koordinasi dengan Waker, ulu - ulu dan PJT, namun memang sampai saat ini air masih juga belum datang. Petani, sangat terbantu kalau memang hujan turun, tapi masalahnya, selain hujan belum turun lagi, irigasi malah seret. Ia berharap, PJT bisa antisipasi lebih jauh ancaman kekurangan air ini, agar para petani di golongan air 1 ini, bisa lancar persemaian dan juga tandur. "Kering sih tidak, cuma airnya kurang besar volumenya. Kita harap segera, " Katanya.


Kepala PJT II Seksi Telagasari Dudung mengatakan, Sesuai dengan hasil rapat TKOSDA, sekarang ini memang harus menahan air untuk menjaga TMA. Tapi petani, memang banyak yang meminta tolong agar bisa di antisipasi, mudah-mudahan, hujan turun, tapi bila tidak maka akan di coba koordinasi penambahannya dari Bendungan Curug. Mengingat, saran agar harus menahan air itu didasari dari TMA waduk di Jatiluhur  baru 91, masih jauh untuk normal di TMA 114. Karena, tampungan air waduk jatiluhur itu, tergantung dari pengeluaran air dari 2 waduk di hulunya yaitu waduk Saguling dan Cirata. " Ini lagi di usahakan minta tambahan debit air dari bendung curug, " Pungkasnya. (Rud)
Komentar

Tampilkan

TERBARU LAINNYA

KABAR JAWA BARAT

+