Selasa, Januari 21, 2020

Program PTSL Tidak Layani Pemecahan Sertifikat Lahan

 

PELITAKARAWANG.COM- Bagi masyarakat yang sudah memiliki sertifikat, kemudian hendak memecah pembagian kepada ahli waris untuk membagi jadi beberapa sertifikat, BPN/ATR tetap menerima, namun tidak bisa masuk sebagai syarat di Program Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL) yang merambah tiga Kecamatan tahun ini. 

Hal itu, di ungkapkan Sekretaris Desa (Sekdes) Pulokalapa Anom. Saat penyuluhan PTSL di Desanya, yang di sasar PTSL ini adalah bidang tanah yang memang belum memiliki sertifikat, baik tanah darat maupun tanah sawah. Jumlah sortir di Desanya, sebut Anom, ada 900 bidang yang hendak di daftarkan ke program PTSL kantor BPN/ATR, karena, bagi masyarakat yang hendak memecah sertifikat untuk pembagian ahli waris yang ingin disertifikasi ulang jadi beberapa sertifikat, itu tidak berlaku di PTSL. Kecuali, mengurusnya langsung pada program reguler biasa. "Kita ada sekitar 900 bidang yang akan di daftarkan ke PTSL. Jadi bagi yang sudah punya sertifkat mah, walaupun niat mau membagi dan daftar pembagian sertifikasi, gak bisa masuk PTSL, jatohnya ke manual, " ungkapnya. 


Bendahara Desa Karyamukti, Rosyid mengatakan, yang hendak daftar PTSL saat ini, maka bukan Maret jadi sertifikatnya. Tinggal, siapkan saja SPPT, Akta Jual Beli (AJB), KTP dan KK. Kemudian, Surat Keterangan Desa (SKD) bisa di keluarkan untuk daftar PTSL ini, jika tanah hasil belinya tanpa sengketa. "SKD bisa di bikin, kalau tanah hasil jual beli nya tanpa sengketa, betapapun memang tidak ada AJB, " Ujarnya. 

Camat Cilamaya Kulon, Rulli Sutrisna mengatakan, program PTSL ini kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan hak atas tanahnya. Tapi, tentu saja harus mengikuti aturan dan syaratnya. Dalam PTSL, tidak ada yang menyasar masyarakat yang hendak sertifikasi lahan dengan hasil pemecahan dari sertifikat sebelumnya. Jadi, murni untuk masyarakat yang sama sekali belum mempunyai sertifikat. "Kalau sudah punya sertifikat, kemudian mau membagi dan membuat ulang sertifikat setelah pembagian, itu tidak masuk program ini, " Ujarnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top