Rabu, Januari 01, 2020

Sungai Cibeet dan Cilamaya Meluap, Banjir Masuk ke Pemukiman

 

PELITAKARAWANG.COM -  Hujan deras yang mengguyur Karawang dua hari terakhir membuat dua sungai meluap. Akibatnya, luapan air di Cibeet dan sungai Cilamaya masuk ke pemukiman warga. 

Warga Tegalwaru, Arumi Atmaja mengatakan, Sungai Cilamaya kembali meningkat volumenya dari hulu di Barugbug Jatisari. Kali pembuang yang mengalir ke Kalen Cariu dan Kalen Putat, membuat luapan air tak terhindarkan masuk ke pemukiman warga di Dusun Cipancuh Desa Tegalwaru. Sejauh ini, jumlah KK dan rumah yang ikut terendam banjir di RT 22 sebanyak 185 rumah dan RT 21, karena ketinggian air berkisar antara 20 - 50 centimeter. Sementara, Babinsa, BPBD, Pol PP siaga di lokasi. "Sudah banjir, angin kencang juga. Jadi ada rumah yang rusak dan tanahnya lembek, " Katanya. 

Kasie Trantibum Kecamatan Cilamaya Wetan, Totong Dadang mengatakan, kondisi bendung Barugbug pukul 02.00 dini hari TMA 33.70 MDPL (6,7 m), debit buangan air ke sungai Cilamaya 303,70 M3 perdetik dengan status sebelumnya awas. Akibatnya, luapan sungai Cilamaya, mulai dirasakan warga Cipancuh Desa Tegalwaru, karena air mulai masuk sejak dini hari ke pemukiman warga. Namun demikian, menjelang siang, debit air dikabarkan surut. Untuk itu, ia berharap, pemerintah desa yang di lintasi sungai Cilamaya agar selalu waspada dan aktif, jika sesekali terjadi luapan, utamanya di Desa Tegalwaru, Mekarmaya, Cilamaya dan Muara. "Sudah berangsur surut, Rabu siang, tapi tetap waspada, " Pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top