• Jelajahi

    Copyright © PELITA KARAWANG
    Best Viral Premium Blogger Templates

    KABAR PILKADA

    Banjir Rengasdengklok, Sejumlah SD Libur dan Pelayanan Desa Kertasari Terus Berjalan

    PELITAKARAWANG.COM
    24/02/20, 17:58 WIB Last Updated 2020-02-24T10:58:09Z
    PELITAKARAWANG.COM - Banjir tiga desa di Kecamatan Rengasdengklok yang terjadi pada Minggu 23 Februari 2020 kemarin, selain mengakibatkan ribuan warga mengungsi, juga membuat sejumlah fasilitas pendidikan untuk sementara menghentikan Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah.

    Korwilcambidik, Rusta Anzela mengatakan ada puluhan fasilatas pendidikan yang terdampak banjir tiga desa di Kecamatan Rengasdengklok, baik Sekolah Dasar (SD) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

    “Yang dianggap terparah terdampak banjir itu antara lain, SDN Rengasdengklok Selatan I dan V, SDN Rengasdengklok Utara I, II dan III, serta SDN Kertasari I juga SDN Dewisari III. Untuk sementara KBM di sekolah dihentikan untuk diganti dengan belajar di rumah, sampai dengan kondisi membaik atau air surut,” papar Rusta, Senin (24/2/2020).

    Sementara itu, meski terdampak banjir, kantor Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok tetap berikan pelayanan administratif kepada masyarakat, hal itu dikatakan Kepala Desa Kertasari, Suhendar.

    “Pelayanan tetap berjalan, hanya tidak seperti hari biasa, semenjak banjir tak banyak warga yang datang untuk mengurus keperluan administrasinya,” jelas Suhendar.

    Melalui sambungan teleponnya, Camat Rengasdengklok, Sri Redjeki mengatakan pihak kecamatan bersama berbagai pihak masih terus berupaya untuk melakukan penanganan terhadap para korban terdampak banjir di tiga desa di Kecamatan Rengasdengklok. Mulai dari mengidentifikasi jumlah terdampak, melakukan proses pengeringan (pompanisasi) sampai dengan mengkoordinir pendistribusian bantuan logistik.

    “Melihat kondisi cuaca saat ini dan besar potensi adanya hujan susulan, saya mengimbau masyarakat tetap waspada agar tidak ada kejadian yang tak diinginkan, semoga banjir segera surut dan masyarakat yang mengungsi bisa segera kembali ke rumah masing-masing untuk beraktifitas seperti biasanya,” pungkas Sri. (isk)
    Komentar

    Tampilkan

    TERBARU LAINNYA