Kamis, Februari 06, 2020

Bappeda : Semua Input Elektronik, Jika Terdelete Ada Masalah di Perencanaan

 

PELITAKARAWANG.COM- Mengusulkan program dan pembangunan, sudah wajib mematangkan perencanaan. Aplikasi elektronik menjadi penopang utama rencana realisasi usulan dari bottom up. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Asip Suhendar mengatakan, 
pelaksanaan Musrenbang harus di rumuskan secara cermat dan memperhatikan evaluasi RPJMD tahun sebelumnya. Saat ini, Bappeda sedang rencanakan RKPD persiapan APBD 2021  juga disiapkan RKPJ Bupati Karawang. Bahkan, saat ini, penyusunam RPJMD Teknokrat untuk arah kebijakan politik, sedang dilakukan untuk disesuaikan visi misi para calon kepala daerah 5 tahun kedepan (2021 - 2025). Semua usulan, sudah serba elektronik, jadi daro sisi perencanaan, semuanya harus fokus dan matang, sehingga kalau ditengah perjalanan ada yang terdelet, bukan pihaknya yang menghapus, tapi aplikasi yang jika di perencanaannya tidak matang. "Perencanaan sudah masuk elektronik, jika tidak matang, elektronik yang akan mendelete otomatis, " Katanya di sela Musrenbang kecamatan Cilamaya kulon, Kamis (6/2).


Bappeda sebut Asip, rencanakan Januari - Juli semuanya sudah matang dan terinput, karena Juli sudah harus masuk ke TAPD bahas anggaran. Semua sudah menggunakan aplikasi elektronik dan koneksi dengan BPKAD. "Perencanaan kita matangkan Januari - Juni, " Katanya. 

Camat Cilamaya Kulon, Rully Sutrisna mengatakan, usulan program dan kegiatan untuk 2021 bisa meneruskan lanjutan pembangunan ditahun-tahun sebelumnya. Pihak kecamatan sudah merekap skala prioritas sebelumnya dari desa-desa dan kemudian diharapkan bisa di matangkan di Musrenbang Kecamatan dan Dapil. Adapun kekurangannya, bisa di sempurnakan. Semoga bisa terealisasi. "Semua sudah di rekap dan di input elektronik, tentu semua berharap bisa realisasi, " Pungkasnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top