Jumat, Februari 14, 2020

GP Anshor Cilamaya Kulon Ingatkan Pelajar Untuk Aktif dan Kritis

 

PELITAKARAWANG.COM- Menghadapi tantangan zaman, pelajar dan santri dewasa ini dituntut untuk lebih aktif dan energic. Bukan hanya aktif dalam belajar atau mengaji, tetapi juga peka terhadap kehidupan sosial disekitarnya. Hal itu di kemukakan Ketua GP Anshor Kecamatan Cilamaya Kulon, Haerudin disela-sela kaderisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Pesantren Miftahul Khoirot Desa Manggungjaya, baru-baru ini.




Menurutnya, kepekaan dan keaktifkam penting mengingat, para santri, pelajar dan generasi muda adalah aset yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Karenanya, dalam mewujudkan kepekaan sosial para santri dan pelajar tentunya mesti ada wadah yang khusus melatih kepekaan sosial para pelajar/santri. Sebagai kaum muda NU, semua harus berkomitmen untuk menjaga ulama, dan salah satu bentuk usaha dalam menjaga ulama adalah dengan mengaji kepada para ulama. Maka, sebut Haerudin, mengajilah dengan sungguh-sungguh kepada para kiyai agar suatu saat akan bangkit ulama-ulama mumpuni dari generasi muda hari ini. "Kaum muda NU itu harus jaga Ulama, caranya dengan mengaji pada Ulama dan Kiai yang mumpuni keilmuannya, " Pesannya.

Haerudin menambahkan, ditengah global seperti sekarang ini, pelajar perlu mengambil sikap aktif dan kritis terhadap informasi yang berkembang  menganalisa dengan seksama dan tidak menelan mentah-mentah informasi yang disajikan di media sosial, atau dalam istilah Agam sering di sebut dengan tabayun. Karena, sikap aktif dan kritis ini dapat dilatih dengan ikut berorganisasi. "Kritis dalam artian tidak sembarangan menerima informasi tanpa tabayun, " Pungkasnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top