Iklan

KABAR PILKADA

Sisir Rengasdengklok, Ketua DPD Partai Nasdem Distribusikan Logistik Banjir

PELITAKARAWANG.COM
26/02/20, 18:23 WIB Last Updated 2020-02-26T11:23:12Z
PELITAKARAWANG.COM- Banjir yang melanda Rengasdengklok, membuat keprihatinan tersendiri bagi semua pihak, tanpa kecuali Ketua DPD Partai Nasdem Karawang, Dian Farhujaman. Rabu siang, (26/2), politisi muda itu, basah-basahan meninjau lokasi banjir dan distribusikan bantuan bagi korban banjir di Dusun Kalijaya dan Dusun Cikangkung Barat Desa Rengasdengklok Utara.



"Saya meninjau langsung lokasi banjir dan biang terjadinya banjir yang sudah merendam ratusan rumah di dua Dusun Desa Rengasdengklok Utara ini. Sekaligus, kita berikan bantuan logistik untuk meringankan sejenak beban untuk para korban banjir di lokasi ini, " Kata Dian kepada pelitakarawang.com, Rabu (26/2).

Dikatakan Dian, dirinya menyalurkan bantuan berupa air mineral, roti dan mie instant, sebab warga setamat kesulitan air minum bersih. Di dua dusun ini, ia langsung menerobos banjir melihat langsung kondisi warga. "Di sini perlu ada langkah konkrit dari Pemkab Karawang untuk menangani banjir tahunan, agar warga tak lagi mengalami banjir yang rutin terjadi tiap musim hujan. Kita semua berharap banjir cepat surut," jelasnya.


Sementara itu, Kepala Dusun Kalijaya 2, Jono menyebutkan, banjir yang terjadi sejak Minggu (23/2) dini hari lalu sampai sekarang belum surut normal, air, sebutnya masih merendam 273 rumah dengan ketinggian lutut orang dewasa. "Hari pertama banjir, ketinggian airnya 1 meter dan 298 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 898 jiwa usik di dusun ini harus mengungsi, hanya 48 rumah yang tidak kebanjiran, karena rumahnya di tanah yang lebih tinggi," jelasnya.

Kata Jono, sementara air belum surut, warga masih mengungsi di area yang lebih tinggi, diantaranya di jalan raya, tempat ibadah dan pemakaman Cina. "Sementara belum surut, warga masih mengungsi, " Katanya.

Dumyati (42) warga Dusun Cikangkung Barat mengaku, keluarganya tidak mengungsi, meski rumahnya kebanjiran air sepaha orang dewasa. Dia mengangkat semua perabotan rumah termasuk kasur ke plafon. "Saya memilih bertahan, betapapun perabotan harus diangkat semua ke plafon rumah, " Katanya. (Rdi)
Komentar

Tampilkan

Terkini

BERITA SEPUTAR KARAWANG

+

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *