Iklan

KABAR PILKADA

Dampak Politik, Ganti Kades Ganti PSM

PELITAKARAWANG.COM
24/03/20, 20:00 WIB Last Updated 2020-03-24T11:11:32Z
PELITAKARAWANG.COM- Kepala Desa dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) meruapakan mitra kerja. Namun, dampak politik Pilkades, membuat para PSM diambang nasib. Menyusul, pergantian Kades, bukan saja berdampak pada perangkat desa tapi juga Kader Posyandu hingga PSM.


Ketua TKSK Kecamatan Lemahabang, Zaenal mengatakan, secara kewenangan, memang Kepala Desa berwenang mengusulkan pergantian PSM, selama alasannya bisa ditoleransi, seperti Sakit permanen, meninggal dunia, tidak aktif atau mengundurkan diri. Tapi, lebih utama sebut Zaenal, Kades baru diharap tidak banyak merombang PSM yang sudah ada dan hafal lapangan dalam mengurusi masyarakat sakit, fasilitasi jaminan kesehatan dan alur penanganannya. Karena, diganti dengan yang baru, selain harus ada Diklatsar khusus ulang, juga perlu pembinaan berkelanjutan. "Memang kades berwenang mengusulkan pergantian, tapi harus dengan alasan yang konkrit, " Katanya. 

Lebih jauh Zaenal menambahkan, PSM dalam satu desa itu ada 3 dan total se Kecamatan Lemahabang ada 33 orang dari 11 desa. Sejauh ini, yang mengusulkan pergantian PSM, diakuinya, adalah desa-desa yang sudah rampung Pilkades. "Yang desanya usai Pilkades saja yang Kadesnya mengusulkan pergantian PSM, " Katanya. 

Zaenal menyebut, PSM tahun ini dalam rangka antisipasi dampak Pilkades soal bongkar pasang serampangan, rencananya akan di SK Kan langsung oleh Bupati. Mereka, bukan bawahan Kades, tapi mitra yang seharusnya tidak banyak diganti tanpa alasan konkrit. "Dinsos sudah antisipasi soal pergantian nanti, rencananya mereka (PSM) itu akan di SK kan langsung Bupati, " Ujarnya. (Rdi)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *