Notification

×

Iklan

Iklan

>

Iklan

Geger Isu Warga Karawang Terjangkit Corona Paska Pulang Dari Singapura, Ini Faktanya !

Monday | March 02, 2020 WIB Last Updated 2020-03-02T16:12:09Z
PELITAKARAWANG.COM- Entah karena efek latah paska di umumkannya kasus positif virus Corona di Indonesia Senin (2/3) atau memang hoax, seorang TKI asal Kecamatan Cilamaya Kulon yang baru pulang dari Singapura, Sabtu (29/2), di isukan terpapar susfeck virus Corona. 

Bahkan, meskipun baru dugaan karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Klinik, masyarakat setempat mewanti-wanti agar waspada, menyusul pasien yang statusnya baru pulang dengan keluhan yang konon di duga Corona. 

"Warga Desa (Pasir Jaya) RT 10 di duga terjangkit virus corona, menyusul yang bersangkutan baru pulang dari Singapura dan sekarang dalam penanganan pihak Graha Medis Cilamaya. Kepada warga Pasir Jaya
agar waspada dan jangan panik untuk selalu berkoordinasi pada pihak terkait, " Tulis Akun FB Sudi Adang Sudrajat di group Info Desa. 

Foto hanya Ilustrasi

Dalam keterangan, warga yang masih diduga ini, kabarnya pulang sejak Sabtu (29/2) kemarin, karena yang bersangkutan merupakan TKI dengan jalur tidak resmi. 

Dikatakan Kasubag TU UPTD Puskesmas Sukatani Kecamatan Cilamaya Wetan, Syarifuddin yang menangani pasien membenarkan, bahwa ada pasien memang habis pulang dari Singapura mengeluhkan sakit, tapi sebatas keluhan biasa. Karena, yang menentukan positif atau negatif dugaan Corona itu susah, sebab harus di observasi atau di awasi selama 14 hari oleh petugas.Saat ini, pasien sudah pulang dari Graha Medis Cilamaya ke rumahnya. Soal viral isu Corona, Syarif menyebut, namanya juga masyarakat, disangkanya corona karena dasar, si TKI ini dapat kartu kuning alias kartu pengawasan dari bandara, persis seperti kartu jemaah haji yang baru pulang dari mekah. Padahal, bisa pulang dari bandara yang super ketat saat ini, mana mungkin yang bersangkutan terpapar positif Corona.  
"Karena para pejabat Cilamaya Wetan dan Cilamaya Kulon nelponnya ke saya minta dibantu, jadi saya yang turun ke Graha medis untuk memfasilitasi antara Graha medis dengan Dinas kesehatan, " Katanya. 

Tapi ia tegaskan, agar masyarakat jangan terbawa oleh berita-berita hoax yang masih dalam status dugaan, khususnya pada pasien, itu betul memang sudah 3 hari baru pulang dari Singapura, dan dibandarapun sangat ketat pemeriksaannya. Sekarang logikanya, begini saja kalau seandainya dia positif corona berarti dia pasti dikarantina alias tidak bisa pulang. "Jadi kalau dia bisa pulang berarti kan negatif, karenanya, hal ini saja jangan sampai dibesar-besarkan kasihan keluarga pasien dan terimakasih, " Katanya. 

Sementara itu, Kades terpilih Pasirjaya, Wakzie Saglak mengatakan, Perlu ia sampaikan kepada masyarakat Pasirjaya Khususnya, juga pada masyarakat luar Pasirjaya, Bahwasanya ada masyarakat pasirjaya yang sebelumnya dikabarkan terserang Virus Corona, di pastikan nya itu berita hoax, sekedar meluruskan berita yang beredar dari mulut ke mulut, ia pribadi sudah koordinasi dengan Dinas terkait, bahwa tidak ada masyarakat Pasirjaya yang Terkena Virus. "Netizen perlu bijak dalam menyikapi sebuah khabar, jangan mudah terbawa arus berita yang belum pasti, terimakasih, "tulisnya di Akun jejaring sosial.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang, dr Nurdin belum memberikan keterangan lebih lanjut saat di konfirmasi terkait "latah" kabar dugaan Corona di Karawang tersebut, sampai berita ini ditulis. (Rdi)
×
Berita Terbaru Update