Iklan

Link Banner

KABAR PILKADA

Ini 3 Arahan Presiden Jokowi Soal BPJS Kesehatan"Pasien Covid-19"

PELITAKARAWANG.COM
24/03/20, 16:26 WIB Last Updated 2020-03-24T09:26:38Z

PELITAKARAWANG.COM-.Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali bahwa tugas negara untuk menjamin pelayanan kesehatan kepada seluruh warganya, kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) dalam sistem jaminan kesehatan nasional yang berfungsi secara penuh dan berkelanjutan, terutama saat ini ketika menghadapi pandemi Virus Korona (Covid-19). Hasil gambar untuk bpjs kesehatan
Untuk itu, Presiden Jokowi menekankan beberapa hal terkait jaminan kesehatan, sebagai berikut: 

Pertama, penyelesaian dasar hukum baru yang dibutuhkan untuk mengatur pembiayaan, sehingga terdapat kepastian pelayanan yang baik bagi pasien maupun pihak rumah sakit. 

”Kemudian tahun ini fokuskan kepada kemampuan untuk menjaga rumah sakit dapat berfungsi penuh, terutama alur penjaminan pasien dalam perawatan, serta proses percepatan penyaluran dana yang dibayarkan kepada rumah sakit,” ujar Presiden saat,Selasa (24/3). 

Kedua, terkait pembiayaan BPJS Kesehatan untuk pasien Covid-19, siapkan beban biaya pelayanan kesehatan atas penanganan bencana wabah Covid-19 ini dalam APBN maupun APBD. 

”Kita harus memastikan bahwa gubernur, bupati, wali kota juga melakukan realokasi anggaran APBD untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terpapar Covid-19,” Presiden menekankan. 

Ketiga, untuk Menteri Kesehatan, segera tetapkan norma, standar, dan prosedur yang dibutuhkan dalam rangka pelayanan jaminan kesehatan untuk pasien Covid-19, baik terkait informasi, fasilitas kesehatan, besaran biaya pelayanan, serta pendataan fasilitas kesehatan yang mana yang dapat memberikan pelayanan kesehatan akibat Covid-19. 

Arahan Presiden ini sebagaimana diketahui, diperlukan sebagai landasan hukum baru setelah Mahkamah Agung membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi peserta PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) dan peserta  BP (Bukan Pekerja) yang mulai berlaku 1 Januari 2020. 

”Pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini tentu berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama pasien Covid-19,” pungkas Presiden


Komentar

Tampilkan

Terkini