Iklan

KABAR PILKADA

Tetap Seru, Yuk Tengok KBM Siswa Edutama School Daring Jarak Jauh

PELITAKARAWANG.COM
26/03/20, 19:56 WIB Last Updated 2020-03-28T09:46:49Z
PELITAKARAWANG.COM - Selama "physical" distancing", puluhan siswa Edutama School Cilamaya tetap aktif belajar dari rumah lewat Dalam Jaringan online (Daring) jarak jauh. Para orang tua diberi tugas persatu pekan dalam bentuk tugas akademik, tugas harian dan rutinitas prilaku.

Tim Pengembang Edutama Hadi mengatakan, di Edu ada tiga fase bagi siswa mendalami pelajaran, pertama adalah wawasan ketuhanan (Wastu) dengan rutinitas berdoa sebelum dan sesudah aktifitas. Siswa muslim berwudhu, sholat berjamaah, berdzikir setelah sholat, tahsin quran, dan hafalan. Kemudian, Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yaitu kenal diri, kenal lingkungan, dan kenal bangsanya serta disiplin diri dan baru yang terakhir sebut Hadi, adalah akademika yang meliputi calistung, kreatifitas dan bahasa. "Buat Edutama, belajar yang melibatkan orangtua bukan hal yang baru, karena sejak awal masuk, mereka sudah terlibat dalam proses perkembangan anak, dan kami punya rutinitas belajar bagi mereka melalui parent meeting. "Katanya.

Lebih jauh ia menambahkan, untuk aktifitas belajar melalui daring sendiri, ada video tutorial yang di buat guru lalu di kerjakan anak dan di bawah pengawasan orang tua sambil merekam. Lalu rekaman videonya dikirim ke guru mapel atau bunda kelasnya. "Video call atau komunikasi langsung terjadi setiap hari, ada satu mapel yang langsung lewat video, " Ujarnya. 

Sementara itu, Fidly Kepala SD Edutama Life Skill (ELS) mengatakan, untuk proses belajar dan mengajar di SD edutama lifeskill selama physical distancing ini, pada dasarnya sama, karena, hanya pindah tempat saja dari yang biasanya di sekolah, sekarang dilakukan di rumah masing-masing. Anak sebut Fidly, tetap melakukan aktifitas belajar sesuai jam pelajarannya, dimulai dari Pukul 08.00 pagi sampai pukul 15.30 Wib. Sebagai contoh, di hari Rabu pukul 08.00 - 09.30  jam pelajaran tahsin dan tahfidz. Mereka, sambungnya, di rumah tetap melakukan hafalan surat-surat pendek melalui video dan dikirimkan melalui whatsapp. "Kemudian anak-anak murajaah satu persatu video call dengan guru dan observer, " Ujarnya.

Fidly menambahkan, orangtua berperan penting dalam suksesi belajar anak di rumah, karena harus memvideokan kegiatan dan aktivitas anak di rumah, seperti tahsin, tahfidz dilanjut dengan salat Dhuha. "Orang tua berperan dan terlibat dalam proses belajar anak di rumah, agar aktivitas sama dengan apa yang dilakukan saat di sekolah, " ungkapnya. 

Ketua Yayasan Bintang Nusantara, Jaja Jalaludin M.Pd mengatakan, pihaknya ikut serta memantau jarak jauh bersama manajemen Edutama School selama siswa belajar dari rumah sebagaimana anjuran pemerintah dalam penanggulangan dan pencegahan Covid-19. Melalui aplikasi Zoom Meeting, sebutnya, dirinya secara virtual komunikasi bersama Kepsek,  Guru, tim pengembang dan tenaga kependidikan di rumah masing-masing. Sambil berikan arahan pembelajaran, semua stakeholder di TK Edukids, SD Edutama dan LKP Edutama, meninjau proses pembelajaran siswa selama di rumah dengan menyenangkan karena sifatnya pembelajaran dan pembiasaan yang menyesuaikan dengan tingkatan baik itu edukids maupun SD ELS . "Pihaknya ikut serta mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, tanpa harus mengurangi proses belajar siswa  dari rumah melalui aplikasi Zoom Meeting, "(Rdi)
Komentar

Tampilkan

Terkini

BERITA SEPUTAR KARAWANG

+

Kontak Admin

Nama

Email *

Pesan *