Bank Emok di Keroyok Para Kades di Lemahabang, Ini Sebabnya !

Bank Emok di Keroyok Para Kades di Lemahabang, Ini Sebabnya !

PELITAKARAWANG.COM
Thursday, April 16, 2020

Masyarakat yang memiliki tanggungan dengan lembaga keuangan dan perbankan, banyak mengeluh. Menyusul, bank yang akrab di sebut "Bank Emok" tersebut, masih getol menarik tagihan di tengah wabah pandemik Covid-19. Bahkan, teknis penagihan masih dengan cara berkerumun antar kelompok di rumah-rumah warga dengan 11 sosial distancing yang merupakan anjuran pemerintah. Atas kenekatan para lembaga keuangan itu, Muspika Kecamatan bersama beberapa Kades dan Kapolsek menghadirkan para petugas "bank emok" tersebut untuk di garap klarifikasi dan menyetop kegiatan yang berpeluang terjadinya penyebaran wabah covid-19 di Kantor Kecamatan, Kamis (16/4).


"Pokoknya, kita gak mau tahu, ibu-ibu harus setop kegiatan berkerumun dalam penagihan, jaga jarak dan kalau bisa tangguhkan setorannya selama wabah Covid-19 ini berlangsung, " Kata Kades Pulojaya Solehudin. 

Senada dikatakan Kades Lemahmukti H Damung, menurutnya masyarakat bukan saja mengeluh karena setoran terus di tagih di masa pacelik. Tetapi yang tidak mengenakan, adalah mereka (bank emok_red), menyepelekan surat yang sudah di buat para Kades dengan tidak mengindahkannya. Sehingga, atas sikap tersebut, para Kades memilih memanggil para petugas bank tersebut untuk klarifikasi dan bisa mematuhi aturan yang ada. "Masa yang lain berkerumun dilarang, ibu-ibu ini malah tetap berkumpul. Sudah diberi surat Kades juga anggapannya cuek, kan heran, " Ujarnya.

Sekretaris Camat Lemahabang, Arta mengatakan, pada dasarnya Kades dan Muspika Kecamatan tidak melarang-larang urusan setoran yang dilakukan masyarakat dalam memenuhi kewajiban angsurannya. Tapi, lebih pada pencegahan ditengah pandemik Covid-19 ini dilarang berkerumun dan harus jaga jarak antar satu dengan yang lainnya. Kalaupun bank masih melakukan setoran, maka ia persilahkan agar memberikan imbauan saja kepada masyarakat untuk setoran di alihkan di kantor atau tempat bank itu berada, tentunya harus juga memperhatikan Standar Operasional (SOP) selama wabah Covid-19 ini. Jangan memaksa dan memberikan Sanki ditengah bencana nasional saat sekarang ini kepada masyarakat. "Jangan Bebani mereka dengan setoran di tengah wabah, kita gak larang setorannya, tapi upaya-upaya yang mendekati penyebaran Corona, sebisa mungkin harus di hindarkan, " Pungkasnya. (Rd)