Notification

×

Iklan

Iklan

>

Iklan

Bupati Karawang di Desak Segera Mengajukan PSBB Dalam Waktu Singkat,Ini Alasannya

Saturday | April 18, 2020 WIB Last Updated 2020-04-18T13:21:16Z
Bila melihat data dan angka yang digambarkan dalam grafik penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karawang,sudah saatnya Karawang mengusulkan PSBB,ujar Dartum via telepon.


Tapi tak perlu dari 30 kecamatan diberlakukan PSBB semua walau hanya tinggal 9 kecamatan lagi di Karawang yang belum memiliki data pasein positip terjangkit Corona,ungkapnya.


Saya ingin tegaskan,wabah pandemi Corona di Karawang sudah lewat ambang batas aman berdasar grafik juga pemgamatan lapangan,maka wajib kiranya dinaikan statusnya,ingat lohhh...secara nasional Indonesia sudah berstatus bencana nasional.

Bupati Cellica ide awalnya pasca keluar isolasi sudah bagus dan jangan terganggu oleh stemen- stemen murahann apalagi berbau keakuan dan politik,termasuk masukan untuk menunda ataupun mengkaji terlalu jauh dengan pertimbangakan anu dan anu,yang nyata segera selamatkan nyawa rakyat dari rasa mencekam akibat kepanikan dan terdampak lain utama terpapar virus Corona makin banyak,tegasnya.


Mungkin kalau saya boleh sedikit konyol tapi motivasi,saat ini saya mendukung habis Bupati Celluca bila ingin memaksakan untuk mengajukan PSBB seperti awal ia berstemen,saya dukung lah bila bersikap murugul pun kali ini,ujar Dartum sambil tertawa lebar.

Kabar sebelumnya,kasus terkonfirmasi positif virus corona di Kabupaten Karawang terus bertambah setiap harinya. ‎ Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan penyebaran virus corona Karawang, dr. Fitra Hergyana mengatakan, adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sebanyak 4 (empat) orang pada Sabtu, 18 April 2020 per pukul 14.00 WIB. ‎


Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) juga ada yang meninggal dunia. Pasien tersebut juga sudah dimakamkan. Diketahui, PDP tersebut juga sudah memiliki riwayat penyakit akut. "Hari ini kembali kabar duka, PDP meninggal satu orang," ujar dr. Fitra Hergyana.

‎Penambahan kasus tersebut menambah daftar kasus terkonfirmasi di Karawang sebanyak 65 orang, dengan rincian 57 orang masih dalam observasi/isolasi, empat orang meninggal dunia dan empat orang sembuh. ‎
Untuk PDP terdata 151 orang, selesai 85 orang, meninggal empat orang dan masih dalam pengawasan 62 orang. Sementara, ODP di Kabupaten Karawang ada 3.061 orang, selesai pemantauan 1.935 orang, dan masih dalam pemantauan 1.126 orang. ‎

“Untuk orang tanpa gejala terdapat 274 orang yang terdata. Selesai 49 orang dan masih dalam pemantauan 225 orang,” kata dr. Fitra.‎
dr. Fitra membeberkan, ‎dari 65 pasien terkonfirmasi Covid-19 di Karawang, paling banyak terpapar adalah perempuan. Yakni 36 orang. Sisanya 29 orang adalah laki-laki. "Semuanya WNI. Warga Karawang. Mereka yang positif juga berusia rentan. Yakni usia 50-59 tahun ada 18 orang, 60-69 tahun ada 5 orang dan usia di atas 80 tahun ada 1 orang. Sisanya usia di bawah 50 tahun," kata dr. Fitra.

Data tersebut menunjukkan bahwa kelompok usia 50 tahun ke atas adalah kelompok yang rentan terpapar Covid-19. Untuk itu, ia kembali mengingatkan kepada masyarakat Karawang dan para pemuda untuk membantu pemerintah memerangi penyebaran Covid-19 dengan sosial distancing dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.**.red
×
Berita Terbaru Update