Notification

×

Iklan

Iklan

Ini di Jabar :Luar Biasa, Dua Orang Anak Kecil Sumbang Tabungan untuk Tenaga Medis

| Saturday, April 18, 2020 WIB Last Updated 2020-04-18T02:41:08Z
Dua orang anak ,Mochammad Hafidh Al-Bukhori (9), asal Kabupaten Bandung dan Azrilia Alya Nabila (7) asal Kab. Bandung Barat, menyumbangkan tabungannya untuk penanggulangan COVID-19.
 
Aksi kedua bocah itu diapresiasi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Mereka berdua didampingi orang tuanya bertemu langsung Gubernur Jabar di Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, Jumat (17/4/2020). 
 
Ridwan Kamil mengatakan meski Hafidh dan Azrilia masih duduk di bangku Sekolah Dasar, namun keduanya memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap pandemi COVID-19. Apa yang dilakukan kedua anak tersebut akan memberikan dorongan moral kepada warga lainnya untuk melakukan hal serupa.
 
"Hafidh dan Azrilia masih kecil tapi punya kepedulian yang luar biasa, membantu dokter yang menangani pasien COVID-19," puji Kang Emil.
 
Kedua anak tersebut menyerahkan langsung uang tabungannya kepada Gubernur Jabar dan Ketua Jabar Bergerak Atalia Praratya Kamil. Uang hasil menabung dari Hafidh diwadahi dalam kaleng biskuit dan tabungan Azrilia yang terbagi dalam dua celengan. 
 
Setelah diterima Kang Emil, bantuan dari dua bocah inspiratif Hafidh dan Azrilia ini akan disalurkan melalui organisasi non pemerintahan Jabar Bergerak.
 
"Kata Hafidh, alasannya ingin menyumbang karena dia lihat di berita banyak dokter yang kekurangan APD (Alat Pelindung Diri). Azrilia juga sama, ingin membelikan masker untuk dokter," tutur Kang Emil.
 
Atas ketulusan Hafidh dan Azrilia itu, Pemerintah Daerah Provinsi Jabar pun memberikan suntikan modal untuk meningkatkan usaha orang tua kedua anak tersebut.
 
"Ibunya kita bantu beri modal untuk meningkatkan usahanya. Terima kasih untuk Hafidh dan Azrilia semoga Allah membalas niat baik dan saya doakan semua jadi orang sukses," kata Kang Emil.
 
Mochammad Hafidh Al-Bukhori sendiri adalah siswa kelas tiga SDN Pasigaran 3 Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Sebelumnya, Hafidh dan sang ibu menyerahkan sumbangannya ke Polsek Dayeuhkolot pada Kamis, 16 April.
 
Saat itu, Hafidh memberanikan diri meminta petugas kepolisian untuk membeli APD dari tabungan yang ia serahkan. Hafidh mengaku uang yang ia sumbangkan didapat dari uang jajan yang disisihkan setiap harinya.
 
"Uangnya dari uang jajan yang dikasih mamah, setiap hari di kasih dua ribu terus seribunya dijajanin, seribunya ditabung," ucap Hafidh.
 
Hafidh juga tak lupa mengajak anak-anak lainnya di Indonesia untuk turut berkontribusi membantu penanganan COVID-19 meski dengan kemampuan yang terbatas.
 
Sementara Azrilia Alya Nabila merupakan siswi kelas 1 SDN Margaasih, Ngamprah, Kab. Bandung Barat. Azrilia menyisihkan uang jajan setiap harinya, meski begitu ia tak tahu pasti berapa jumlah uang yang ditabungnya. **red
×
Berita Terbaru Update