Kades Ingin Distribusi BLT Dana Desa Tidak Jomplang Dengan Bansos Covid-19 Lainnya
Loading...

Kades Ingin Distribusi BLT Dana Desa Tidak Jomplang Dengan Bansos Covid-19 Lainnya

PELITAKARAWANG.COM
Wednesday, April 29, 2020

Besaran Bantuan Sosial (Bansos) untuk penanggulangan dampak Covid-19 disetiap pos, hampir berbeda nominalnya jika di uangkan, mulai dari Rp200 ribuan untuk penerima BPNT, sampai ada yang Rp600 ribuan dari pos Dana Desa dan Gubernur Rp500 ribuan.

Kades Tempuran, Zaenal Romli mengatakan, pihaknya terus rapat dan koordinasi dengan para Kades lainnya, termasuk Rabu (28/4) ini, menyikapi khususnya BLT yang sumbernya dari Dana Desa (DD) yang di patok Rp600 ribuan per KK. Belum tuntas masalah belasan kriteria calon penerima dan data, besaran bantuan yang bersumber dari Dana Desa juga terlalu jomplang dengan jenis bantuan lainnya seperti dari BPNT Rp200 ribu dan BanGub Rp500 ribu.

"Sudah bingung saya menyikapinya harus seperti apa, wajar banyak kades yang linglung, selain banyak pos, juga nominal yang akan turun terlalu jomplang antara satu bantuan dengan pos bantuan lainnya, " Katanya. 

Ketua Forum TKSK Karawang Leo Fitriana mengakui, besaran anggaran BLT itu jomplang besarannya, ini akan menimbulkan kekhawatiran lagi bagi para Kades. Belum soal data yang masih terus di olah, besaran ini sudah di patok di masing-masing kementrian maupun daerah. Dirinya juga tak menampik, Bupati Karawang melalui Wabup, sudah mengusulkan kepada Menteri Desa Nomor 141.2/2146/DPMD pada 21 April lalu terkait usulan BLT dari Dana Desa, Pemkab sebut Leo, mengusulkan penurunan besaran BLT dari Rp600 ribu perbulan menjadi Rp300 ribu perbulannya demi pertimbangan agar dapat menambah jumlah penerima manfaat. Namun, ia pesimis usulan itu dikabulkan Kementerian Desa (Kemendes) karena, kalau merubah besaran dan kebijakan satu poin saja, akan berdampak pada Kabupaten/Kota lainnya. "Pemkab sudah usulkan agar nominal Rp600 ribu perk KK dari DD itu jadi Rp300 ribu per KK, tapi apakah Kabupaten/kita Karawang saja? Ini juga akan berdampak pengaruhnya pada kota lainnya, " Katanya. (Rd)