Kapolsek Cikampek : Mayat di Depan Klinik Aqma Meninggal Gegara Asma

Kapolsek Cikampek : Mayat di Depan Klinik Aqma Meninggal Gegara Asma

PELITAKARAWANG.COM
Monday, April 27, 2020

Kekhwatiran masyarakat dan pengendara yang melintas di sekitaran Klinik Aqma Cikampek soal tukang becak meninggal tiba-tiba, terjawab sudah. Selain sempat di duga-duga Covid-19 karena penanganan medis sesuai Standar Operasional (SOP) lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) di musim Pandemi, Kapolsek Cikampek Kompol Suprawadi pastikan bahwa mayat tukang becak atas nama Lukman (52) asal Desa Kalibuaya Kecamatan Telagasari tersebut, murni karena penyakit Asma sebagaimana hasil penggalian informasinya terhadap keluarga korban.

Mantan Kapolsek Cilamaya ini merangkan setelah mendapat laporan warga, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan langsung meminta keterangan saksi-saksi dan dari keterangan saksi korban punya riwayat penyakit asma .“Dari keterangan para saksi korban sempat mengeluh sakit asma,” terangnya.

Namun, sambungnya, sebelum mengetahui meninggalnya tukang becak tersebut akibat terpapar Covid-19 atau tidak, pihaknya tetap menjalankan evakuasi berdasarkan protokol Kesehatan penanganan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan dengan mewajibkan petugas identifikasi Polres Karawang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

 "Yang kita utamakan juga keselamatan para petugas. sehingga dalam menangani kasus seperti ini kita tetapkan SOP. Apalagi situasi kondisi saat ini di tengah Pandemi Corona,”tandasnya.

Jadi kematian tukang becak tersebut sebutnya, jangan dikaitkan dengan Corona. Sebab, setelah menggali informasi dari pihak keluarga dia memiliki penyakit asma. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, meninggalnya tukang becak ini membuat geger warga Cikampek, karena dikhawatirkan korban terpapar virus corona, tidak ada warga yang berani mendekat. Akhirnya Tim Inafis Polres Karawang datang kelokasi kejadian untuk dilakukan iidentifikasi korban lengkap dengan APD, sejumlah warga sekitar dan pengendara yang melintas sempat khawatir dan menduga-duga, bahwa mayat yang sudah berada di halaman Klinik Aqma tersebut adalah meninggal gegara Covid-19. (Red)