Kriteria Penerima BanSos Covid-19 Tidak Jelas Bingungkan Kades

Kriteria Penerima BanSos Covid-19 Tidak Jelas Bingungkan Kades

PELITAKARAWANG.COM
Rabu, April 15, 2020


Kriteria miskin yang tidak jelas membuat para Kepala Desa bertambah-tambah rasa bingungnya. Selain di cekoki dengan data yang berpolemik karena jauh panggang dari pada api dengan kuota yang hendak di berikan, sasaran Bansos Covid-19 dari Pemprov, Pemkab hingga Dana Desa, masih membuat pusing tujuh keliling para Kepala Desa. 


"Kita tambah bingung, belum selesai data dari usulan non PKH dan BPNT, Disperindag sudah umbar lagi kepastian bansos Rp500 ribu bagi non DTKS yang saklek di sebut pedagang di desa-desa, " Kata Kades Lemahmukti Kecamatan Lemahabang, H Damung, Rabu (15/4).

Ada PKH dan ada juga BPNT, kalau sekarang banyak bersebatan kriteria, yang paten itu seperti apa? Kalau disebut kriteria yang di maksud seperti di Permendes untuk Dana Desa juga, ia yakin hampir semua warga desanya tidak masuk dalam kriteria tersebut. "Semua pejabat sudah banyak berkoar akan beri ini dan itu, program bantuannya saja yang "merelek" bari hiji ge acan aya realisasi, ieur di datangan wae warga (bantuan di umbar ini itu, padahal belum satupun yang ada realisasi, bingung saaya di datangan warga terus_red)" Katanya..

Sementara itu, Sekretaris APDESI Karawang, Alex Sukardi mengatakan, 
Kalau mengacu pada 14 kriteria yang kembali baru di sodorkan untuk alokasi di Dana Desa soal kriteria miskin, ia yakin sudah tidak ada lagi di Desa yang memenuhi kriteria ini. Tapi masalahnya sekarang juga, Gubernur berkoar bahwa ini bantuan bagi mereka yang terdampak Korona tanpa menyebutkan spesifik disebut warga miskin yang terdampak Korona. Sehingga semua orang merasa berhak mendapat bantuan ini. Bahkan, sebutnya, sampai pukul 20.00 malam ini, data pemohon yang terkumpul dari 297 desa sudah mencapai 240.621 Kepala Keluarga, itu sudah tidak termasuk warga yang non PKH dan BPNT. "Gubernur berkoar bahwa bantuan sosial ini adalah bagi warga terdampak Covid-19, tapi tidak spesifik menyebut buat warga miskin. Akibatnya, semua orang merasa berhak mendapat bantuan ini, " Katanya. (Rd)