Aduh...Dua Warga Cilamaya Kembali Reaktif Rapid Tes

Aduh...Dua Warga Cilamaya Kembali Reaktif Rapid Tes

PELITAKARAWANG.COM
Wednesday, May 20, 2020

Setelah menggelar rapid tes di lingkungan pasar Cilamaya dan berhasil menjaring 293 orang, 5 diantaranya terdeteksi reaktif Covid-19 dan di larikan ke RS Paru Jatisari Selasa, (20/5) sejumlah tim medis kembali sambangi pelosok kampung di Desa Cilamaya Rabu (21/5) termasuk kontrakan yang sebelumnya di huni salah seorang yang reaktif.

Wal hasil, dari sekitar 30 yang rapid tes, dua diantaranya kembali reaktif, keduanya adalah warga dan karyawan yang sekamar dengan pasien reaktif sebelumnya.



Kasie Trantib Desa Cilamaya, Wahyu mengatakan, setelah rapid tes masal Selasa kemarin, tim medis kembali melakukan rapid tes ke beberapa titik, mulai lokasi check poin, termasuk rumah-rumah warga yang sebelumnya ada yang terdeteksi reaktif. Hasilnya, dari 30 orang, dua diantaranya kembali reaktif covid-19. Itu, sebutnya adalah warga yang satu kontrakan, bahkan sekamar dengan pasien reaktif sebelumnya. Masyarakat, sebut Wahyu, diminta jangan panik sikapi masalah ini, karena reaktif masih memerlukan uji lanjutan di uji SWAB pada Rumah Sakit rujukan, sehingga bisa terdeteksi, apakah nanti hasilnya positif Covid-19, atau negatif.



"Ada sekitar 30 orang yang rapid tes masal, hasilnya yang reaktif 2 orang, itu adalah orang yang satu kontrakan, " Katanya.

Sebelumnya, Ketua Tim Rapid Tes Pasar Cilamaya, Rusli Gunawan mengatakan, sebanyak 293 pengunjung, pedagang dan warga Cilamaya ikuti rapid tes masal, termasuk beberapa karyawan PLTGU Jawa 1. Hasilnya, ada sekitar 5 orang reaktif dan terindikasi, sehingga harus di uji lanjutan ke RS Paru Jatisari. Tapi, ia ingatkan, bahwa reaktif hasil rapid tes belum jadi acuan bahwa seseorang positif Covid-19, karena harus di uji dua kali di RS Rujukan. "Orang yang reaktif, belum jadi acuan bisa positif, karena harus di uji lanjutan, " Katanya.(rd)