Perdana PSBB, Penutupan Jalan Sampai Dapur Umum Banjir Kritikan !
Loading...

Perdana PSBB, Penutupan Jalan Sampai Dapur Umum Banjir Kritikan !

PELITAKARAWANG.COM
Wednesday, May 06, 2020

Perdana di terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Rabu (6/5), masih menuai kritikan. Adalah pengadaan dapur umum sampai pemblokiran akses jalan perkotaan, menuai kontroversi warganet.

Anggota DPRD PDI Perjuangan Natala Sumendha misalnya, masyarakat terkesan kena prank oleh Bupati Karawang. Sebab, di FB beberapa hari yang lalu sampai disebut tukang seblak, cilok, warteg, tutut dan lain-lain perekonomian tetap berjalan seperti biasa kalau PSBB jalan. Tapi tanpa pemberitahuan, seluruh akses ke Jalan Tuparev ditutup termasuk di depan rumah dirinya sendiri. "Ampun Pamarentah yah, di sosialisasikan dulu kalau memang akses jalan mau ditutup semua. Ini lockdown atau PSBB yach ?, " tanyanya. 

Senada dikatakan Warga di Cikampek, Subki Akbar. Dirinya hendak menjemput istrinya yang kerja di kawasan BIC, namun, jalan simpang mutiara justru di tutup dan tidak bisa lewat sama sekali dan entah sampai kapan. Dari Sukasari - Changsin harus putar lewat Jomin. "Kejauhan, apalagi kalau malam, karyawati itu khawatir begal, " Ungkapnya. 


Kasatpol PP Karawang, Asep Wahyu mengatakan, penutupan dilakukan karena di hari pertama PSBB, banyak pedagang dan pengunjung yang masih lalu lalang memadati jalan-jalan pusat keramaian di sekitaran Tuparev, seolah-olah sebagian mereka menganggap Corona ini tidak ada. Jadi, bagaimana bisa memutus mata rantai penyebaran, kalau keramaian masih saja di biarkan seperti di jalan Tuparev. 


Soal kapan di buka, pihaknya masih menunggu arahan pimpinan dan ketika memang di pastikan masyarakat sudah taat dan patuh pada protokol kesehatan. "Penutupan ini dilakukan karena keramaian masyarakat seolah mengesankan bahwa Corona ini tidak ada, jadi kewaspadaannya masih di cueki. Maka, Tuparev yang menjadi pusat keramaian terbanyak, harus di lakukan penutupan sementara, " Katanya. (Rd)