Notification

×

Iklan

Iklan

Iklan

Ditengah Pandemi Corona ,Takbir Bergema Jelang Idul Fitri ,Lagi Kabar Duka Muncul di Tanah Karawang

Saturday | May 23, 2020 WIB Last Updated 2020-05-23T15:49:38Z
Sebelumnya dituliskan Jubir Satgas Covid-19 Karawang mengatakan,Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah total 343 orang. Masih dalam pengawasan atau dirawat 36 orang. Dinyatakan sembuh 282 orang dan meninggal dunia 25 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah total 4.778 orang. Masih dalam pemantauan 1.028 orang, selesai pemantauan 3.747 orang dan meninggal dunia 3 orang.
Orang tanpa gejala (OTG) berjumlah total 778 orang, selesai pemantauan 599 orang dan masih dalam pemantauan 179 orang. Meski kesembuhan mencapai angka 100 persen, namun bukan berarti Karawang sudah bebas corona. Bahkan tak menutup kemungkinan akan bertambah, jika perilaku masyarakat masih tidak peduli dan cuek.
Mengingat, angka ODP dan PDP terus bertambah setiap hari. Tak hanya itu, masih ada pula PDP yang meninggal dunia, namun belum sempat diambil sampel uji swab untuk mengetahui PDP tersebut terinfeksi atau tidak.

Bahkan dengan tegas Fitra sebutkan,"Hampir setiap hari ada pula yang meninggal baik itu ODP, PDP, atau rapid reaktif. 

Jumlah ODP yang meninggal 3 orang, PDP yang meninggal 24 orang, dan Rapid reaktif yang meninggal 20 orang".
Di malam takbiran Idul Fitri 1441 H terkabarkan,ada seorang warga asal Kecamatan Tempuran berjenis kelamin perempuan telah meninggal dunia,dan sudah dimakamkan pada siang tadi,disekitar tempat tinggal jenazahnya (TPU Desa setempat,red).

Menurut keterangan H.Suwandi Camat Tempuran,Jenazah yang meninggal adalah seorang PDP dan dari hasil rapid test untuk hasilnya reaktif.Dan sebelumnya,pasein telah mengidap DM atau gula.

Ia menuturkan,proses pemakaman jenazah lancar dan dihadiri oleh Kades juga jajaran Muspika Tempuran dengan cara pemakaman menggunakan protokol kesehatan.



Lagi H.Suwandi menghimbau kepada semua warga Tempuran untuk selalu menjalankan dan patuhi himbuan pemerintah karena itu demi pencegahan virus Corona.Gunakan masker di dalam atau luar rumah,termasuk besok pagi saat menjalankan Sholat Idul Fitri gunakan masker,bawa sajadah masing-masing,jaga jarak dalam shap sholat dan jangan bersalaman dan hindari kerumunan,pinta Camat Tempuran.



Nanti pada saat sholat Idul Fitri,kami meminta agar warga Tempuran untuk menggunakan protokol kesehatan dan tata tertib (sumber naskah Surat Edaran Bupati Karawang,red) yang telah diedarkan oleh pihak Kecamatan & Desa ,tegas Camat H.Suwandi.

Ia menegaskan pula,bahwa jenasah yang dimakamkan pada siang tadi, adalah pasein yang memiliki penyakit bawaannya DM dan berstatus PDP dengan hasil rapid tes dinyatakan reaktif Corona.Jadi bukan pasein positip Corona baru terindikasikan,tandas H.Suwandi.



Semoga virus Corona segera hengkang dari Tanah Air,pungkas Camat Tempuran.**red
>
×
Berita Terbaru Update