Sekilas Wakil Menteri PAN dan RB, Eko Prasojo

PELITKARAWANG.COM-Prof. Dr. Eko Prasojo merupakan Profesor termuda di FISIP UI. Tidak tanggung-tanggung, gelar Profesor ia raih ketika masih berumur 33 tahun.
Kebijakan Publik merupakan kepakaran dari guru besar Departemen Ilmu Administrasi FISIP UI ini, yang diejawantahkan dalam pengabdian yang dilakukannya selama ini, seperti sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD, Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, 2005-sekarang), anggota tim Desk Pilkada (Depdagri RI, 2005-sekarang), Anggota Tim Penyusunan RUU Administrasi Pemerintahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia (2004-sekarang), Konsultan dan Advisor Support for Good Governance (SfGG) GTZ Jerman di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara RI (2003-sekarang), dan Ketua Studi dan Workshop Pemberdayaan Institusi Lokal, Institute for Science and Technology Studies (ISTECS) Chapter Europe, Jerman.
Dilahirkan di Kijang (Kepulauan Riau) pada 21 Juli 1970, beliau menyelesaikan pendidikan S1 di bidang Ilmu Administrasi Publik, FISIP-UI pada 1995, dan melanjutkan dan meraih gelar Master of Public Administration (Mag. rer. publ.) dari Deutsche Hochschule fur Verwaltungswissenschaften Speyer (Speyer Post-Graduate Program for Public Administration, Germany (2000), dan meraih gelar doktor di tempat yang sama pada tahun 2003.
Beberapa publikasinya antara lain adalah Indonesian towards Federalism: The Reform of Financial Relation between Central and Local Government by Considering German’s Financial Relations Experience (dipresentasikan pada 5th Indonesian Students Scientific Meeting (ISSM), Yearly International Indonesian Students Forum, 6-7 Oktober 2000 di Paris, Politische Dezentralisierung in Indonesien (Political Decentralisation in Indonesia) sebagai Disertasi Ph.D. (Peter Lang Publisher, Frankfurt, Germany, 2003), Demokrasi di Negeri Mimpi: Catatan Kritis terhadap Pemilu 2004 dan Good Governance di Indonesia (Departemen Ilmu Administrasi Press FISIP UI, Jakarta, 2005), dan beberapa artikel dalam surat kabar dan majalah seperti Revitalisasi Administrasi negara (Kompas, 4 Januari 2006) dan Quo Vadis Otonimi Daerah di Indonesia (Sinar Harapan, 29 Juli 2003).
Presiden SBY pada tanggal 19 Oktober 2011, melantiknya sebagai Wakil Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, untuk mendampingi Azwar Abubakar yang juga dilantik Presiden SBY pada tanggal yang sama sebagai Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan EE Mangindaan yang juga dilantik pada tanggal yang sama hasil "reshuffle" menggantikan Freddy Numberi sebagai Menteri Perhubungan.

www.pelitakarawang.com

0 Komentar

X
X