Surat Terbuka: Media di Karawang Harus Apik Jelang Pileg

Karawang-.PELITAKARAWANG.COM-. Jelang pemilihan legislatif peran wadah wartawan di Karawang nampaknya harus lebih ketat , pasalnya memasuki musim Caleg banyak oknum-oknum media lokal dilobi-lobi politik demi kepentingan calon tertentu, parahnya penawaran yang dilakukan bukan hanya sebatas iklan sosialisasi visi misi lewat naskah berita atau iklan kolom, melainkan ada indikator kontrak politik untuk menghantarkan hingga pemenangan calon tertentu, tak tanggung-tanggung "wartawan lokal"tak jarang dijadikan seperti Humas calon tertentu asalkan diterbitkan dan diutamakan. hal itu menurut salah seorang Aktivis pemerhati Juurnalisme yang meminta dirahasiakan namanya, "justru akan mengkerdilkan peran media sebagai penyambung lidah masyarakat diera demokrasi seperti sekarang ini"
Menurut sumber ini, media jangan sampai tergiur dana segar dari para calon, karena konsekwensi memaniskan keburukan yang nyata adalah penderitaan masyarakat banyak , artinya media bukan harus alergi pada politik atau kepada orang pelaku politik akan tetapi bagaimana media menempatkan Posisinya sebagai kontrol sosial dan pemberi jendela pengetahuan kepada masyarakat tanpa banyak rekayasa,ditambahkanya, peran media dengan istilah kontrak politik sudah jauh dari amanah UU Jurnalistik atau kode etiknya , karena media secara sadar harus memposisikan peranya secara jujur, lugas, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan .


Saat ini lanjutnya ,Keran-keran media akan membuka profit dari iklan-iklan Bacaleg adalah sebuah keberuntungan, namun bukan berarti nyantol pada kepentinganya . ditambahkanya, apapun yang ditulis media akan mempengaruhi pola pikir masyarakat , karena itu segala bentuk kepentingan politik harus dihindarkan, begitupun peran wadah jurnalis yanga ada di Karawang, ia ingatkan bukan hanya menjembatani hak dan perlindungan wartawan, namun juga harus berani menindak media yang jauh dari nilai etika UU jurnalistik .


Ia menilai, Masyarakat harus cerdas bahwa untuk menjadi Caleg dan duduk dibangku terhormat bukan ditentukan dari banyaknya saling mengkritik antar satu dengan yang lain atau bahkan seringnya muncul dimedia, akan tetapi masyarakat harus tersadarkan bahwa Caleg yang harus mereka pilih adalah mereka yang menghantarkan Visi misinya secara jelas , karena menjadi DPR/DPRD sudah tak laku lagi dengan saling mengkritik secara telanjang melainkan harus menjadi percontohan dan teladan dimasyarakat . " Ini  kerawanan yang perlu dicegah  , " ujarnya. (RD).www.pelitakarawang.com

0 Komentar

X
X