Notification

×


Iklan

Sumbu Pena Bulatkan Tekad Dukung Marjuki-Miing

Wednesday, November 04, 2015 | 18:11 WIB Last Updated 2015-11-04T11:11:17Z
KARAWANG_PEKA-.Komunitas Sumbu Pena Kabupaten Karawang menyatakan kebulatan tekadnya untuk memenangkan pasangan calon (paslon) H Akhmad Marjuki (HAM)-Dedy S Gumelar (Miing) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang 9 Desember mendatang. Keputusan dukungan tersebut didasarkan adanya kecocokan visi dan misi yang diemban Paslon nomor dua tersebut. terutama,terkait dengan visi inklusifitas, kemanusiaan dan toleransi yang selalu digelorakan oleh Marjuki-Miing. Mengingat,komunitas Sumbu Pena sendiri merupakan kelompok masyarakat yang didominasi oleh mayoritas pecinta nilai-nilai humanisme universal yang diusung oleh KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

“Komunitas ini memang mayoritas dari anggota Gus Durian Karawang. Kami buladkan tekad mendukung Marjuki-Miing ini, karena memang Paslon ini yang visi humanisme dan inklusif-nya sangat jelas. Keduanya anti rasialis dan diakui punya toleransi tinggi,” ungkap Koordinator Sumbu Pena,
Didin Ahmad Muhidin
Didin Ahmad Muhidin,(3/11).

Dikatakan dia, anggota komunitas Sumbu Pena yang tergabung dalam Gusdurian memang cukup mempunyai jaringan yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pangkal Perjuangan. Keberadaan komunitas ini, sebelumnya telah berulang kali mengadakan kegiatan sosial keagamaan dan kajian ilmiah dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional. Termasuk, kata dia, salah satunya isteri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid dan Putrinya, Alissa Wahid.

“Jadi memang komunitas ini sudah terjalin lama. Kami seringkali mengadakan acara dan kegiatan dengan umat beragama di Karawang,” kata pengasuh Ponpes Bani Ali Rengsdengklok ini.

Didin mengatakan alasan mengapa komunitasnya dinamakan Sumbu Pena. Menurutnya, pilihan nama tersebut secara filosofis dimaksudkan agar keberadaan komunitas dan paslon yang didukungnya mampu memberi cahaya terang bagi kesejahteraan masyarakat Karawang bagai sumbu yang nyalanya tak pernah redup.

“Sedangkan Pena, bisa berarti tulisan tinta, yang mampu menggoreskan catatan sejarah bagi Karawang tercinta. Atau juga, Pena bisa disingkat Pecinta Nasionalisme,yang artinya kita punya semangat melawan diskriminasi karena kecintaan kita terhadap NKRI,” imbuh Didin.

Sampai saat ini, kata dia, anggota komunitasnya di masing-masing wilayah telah menyatakan kesiapannya mensosialisasikan paslon yang diusung PDI Perjuangan, PBB dan Hanura. Sehingga, dalam waktu dekat lagi, pihaknya akan melakukan safari politik ke kantong-kantong basis massa komunitasnya dengan disertai paslon yang didukungnya.

“Kami tidak umbar janji, Insya Allah dalam waktu dekat, kami akan segera bergerak dan menjadwalkan kunjungan dan silaturrahmi di beberapa anggota komunitas Sumbu pena dengan calonnya langsung. Untuk sementara, yang sudah terjadwal di wilayah dapil (daerah pemilihan, red) Karawang enam,” tandas alumnus IAIN Sunan Kalijaga Jogjakarta#mt.-us.
×
Berita Terbaru Update