Guru Perikanan SMKN 1 Cilamaya Juara Satu Anugerah Atikan Jabar

Iklan Semua Halaman

Loading...

Guru Perikanan SMKN 1 Cilamaya Juara Satu Anugerah Atikan Jabar

Redaksi
Wednesday, December 18, 2019
PELITAKARAWANG.COM- Guru kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHP) SMKN 1 Cilamaya, Ratum ST, berhasil meraih juara pertama Jawa Barat dalam anugerah Atikan tingkat Provinis Jawa Barat tahun 2019 pada akhir November lalu. Selain berhasil memukau hasil produk kreatif pembelajaran teknologi di bidang perikanan, Ratum bersama peserta didiknya, berhasil mengharumkan nama Karawang lewat produk andalan SMK berupa sabun dari bahan rumput laut dan kulit patin crispy. Bahkan, hasil-hasil karya dan olahannya itu, ikut serta di pamerkan dalam Pelatihan Guru ke Luar Negeri (PGLN) di Makassar sepekan ini. 


Kepada pelitakarawang.com, Ratum yang juga Wakasek Kurikulum SMKN 1 Cilamaya ini mengatakan, kategori perikanan menjadikannya bisa menerima anugerah Atikan ditahun 2019 ini dengan kategori pertama. Kegiatan yang di gelar Dinas Pendidikan Provinis Jawa Barat itu, merupakan agenda tahunan inovasi teknologi yang merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan potensi yang di miliki anak bangsa. Dengan tema Inovasi Teknologi untuk pembelajaran di Era Industri 4.0, dirinya berhasil di nobatkan sebagai juara 1 dalam produk kreatif olahan perikanan berupa kulit patin crispy. Hari ini, Rabu (18/12), dirinya bersa Kepsek ambil bagian dalam PLGN di Makassar dan membuka stan produk olahan ikan hasil karya para siswa dan guru di SMKN 1 Cilamaya. "Alhamdulillah, anugerah Atikan Jabar ini sudah kami terima, sekaligus memacu inovasi lebih baik lagi, "Kata Guru yang pernah PGLN di Korea Maret 2018 ini.


Sementara itu, Kepala SMKN 1 Cilamaya Dra Hj Mutia Purnamawati M.Pd mengatakan, pihak sekolah bangga sudah di anugerahi penghargaan Atikan tingkat Jawa Barat kompetensi pengolahan hasil perikanan. Atikan adalah bahasa Sunda artinya adalah didikan, dimana kegiatan ini bertujuan sebagai sarana berkarya masyarakat yang peduli pendidikan, disamping menumbuhkan atmosfer riset di lingkungan pendidikan Jawa Barat. Saat ini, pihaknya sedang mengikuti PGLN, kebetulan di Jawa Barat yang hadir ada 6 sekolah di Makassar, salah satunya adalah SMKN 1 Cilamaya. "Kita manfaatkan momen ini sebagai wahana mengenalkan produk dan juga olahan hasil karya guru bersama siswa agribisnis perikanan, " Pungkasnya. (Rud)