Notification

×


Iklan

Iuran DBH Rp5 Juta, Kades dan Perangkat Desa se Cilamaya Kulon Rame-rame ke Jawa

Tuesday, December 10, 2019 | 13:50 WIB Last Updated 2019-12-10T06:50:17Z
PELITAKARAWANG.COM - Kades dan perangkat desa se Kecamatan Cilamaya Kulon bersama Camat, Sekcam dan beberapa Kasie, rame-rame bertolak ke daerah Klaten dan Magelang Jawa Tengah. Dengan menjatah alokasi Rp5 juta perdesa dari anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) retribusi dan pajak daerah, para Kades bersama Camat konon, akan belajar tata kelola pemerintahan desa di lokasi tersebut selama 2 hari 3 malam. 

Kades Sukajaya, Abdul Ghofur Astra mengatakan, biaya study banding ini di anggarkan sedikit saja dari DBH Rp5 juta setiap desa untuk 2 hari 3 malam di Desa Ponggok Klaten. Adapun yang ikut bersama rombongan, antara lain masing-masing desa 3 orang plus Kades dan orang Kecamatan 5 orang. "Study banding soal tata kelola pemerintahan desa. Setiap desa iuran Rp5 juta dari DBH, " Katanya. 

Kades Bayurlor, H Yadi mengatakan, sutdy banding di Desa Ponggok ini dianggarkan dari DBH, betapapun anggaran DBH tersebut masih belum cair. Rencananya, selain ke Ponggok, lokasi lainnya yang akan di kunjungi adalah Desa Karangrejo Kabupaten Magelang. "Ya walaupun belum cair, biasa lah pake dana talangan dulu, " Ungkapnya. 

Senada dikatakan Kades Kiara, H Warja. Kades yang akan habis jabatannya pada 31 Desember ini mengaku, bahwa anggaran study banding ini di ploating khusus dari DBH. Lokasi di Ponggok ini di pilih, karena sukses dalam manajemen tata kelola desa dan juga pengembangan Bumdes, sehingga dua materi ini yang akan di pelajari para Kades dan perangkat desa. "Iya, belajar manajemen dan pengembangan SDM, "Ujarnya. (Rud)
×
Berita Terbaru Update