Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan

Membanggakan, Mahasiswa Indonesia Raih Gelar Doktor di Universitas Islam Madinah dengan Yudisium Mumtaz Derajat Pertama

Redaksi
Thursday, December 19, 2019, 08:25 WIB Last Updated 2019-12-19T01:25:47Z
PELITAKARAWANG.COM - Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya (Pensosbud) KJRI Jeddah, Agus Muktamar didampingi Staf Pensosbud, menjadi saksi keberhasilan Mahasiswa Indonesia, Hakimuddin Salim, Lc, MA. meraih gelar doktor di Ruang Sidang Fakultas Da'wah Universitas Islam Madinah (UIM) (17/12/2019).

Sidang dimulai pukul 19:30  s.d. 22:00 WAS dipimpin oleh dua orang  penguji, Dr. Muhammad Umar Falatah dan Dr. Adel A’ed Al Maghdzawi dan pembimbing disertasi, Dr. Saeed Faleh Al Maghamisi.

Di sidang yang dihadiri oleh sekitar 50  mahasiswa UIM tersebut, kandidat doktor tersebut dapat  mempertahankan hasil disertasinya tentang “Metode Pendidikan yang diambil dari kisah-kisah dalam Al-Quran dan Tingkat Pengamalannya oleh para Guru di Pesantren-Pesantren Al-Quran di Indonesia dan Rekomendasi Penguatannya”.

Disertasi ini menggambarkan tentang pentingnya kisah-kisah Al Qur'an sebagai teladan dan nilai yang  baik  dalam metode pendidikan, baik untuk guru, murid maupun untuk konten pendidikan.

Penelitian ini mencakup kajian mengenai cara mengembangkan nilai-nilai dalam kisah Al Qur'an dalam pendidikan sekaligus memberikan rekomendasi bagi pondok-pondok pesantren Al Qur'an untuk diaplikasikan khususnya kepada para guru.

Rekomendasi ini berbentuk ragam usulan, di antaranya, kerja sama dengan ikatan pondok-pondok pesantren Tahfidzul Qur’an dalam mengimplementasikan nilai-nilai kisah dalam Al Qur'an, kemudian mendirikan satu lembaga khusus guna memudahkan pengaplikasian metode pendidikan yang diambil sari kisah Al Qur'an.

Dr. Muhammad Umar Fallatah sebagai penguji memberikan apresiasi atas originalitas dan keotentikan disertasi yang diambil dari beberapa referensi yang digunakan dalam penulisan Dr. Hakimuddin Salim.  

Selama 2,5 jam sidang disertasi berjalan penuh dialektika. Masing-masing penguji memberikan saran, arahan dan koreksi kepada kandidat doktor, Hakimuddin Salim, baik ikoreksi untuk pemilihan istilah kosa kata hingga bebrapa bagian esensi penelitian.

Kedua penguji menitikberatkan pada saran dan koreksi metode penelitian, pemahaman definisi beberapa istilah dan koreksi mengenai rekomendasi yang ditawarkan peneliti dalam disertasinya. 

Penelitian dalam bidang pendidikan Islam (At Tarbiyah Al Islamiyah) ini memberikan paradigma baru bagi sekolah-sekolah ataupun pesantren yang ingin mengimplementasikan secara konkret nilai-nilai kisah yang terbentang dalam Al Quran ke dalam bentuk aplikasi metode pendidikan.

"Kita patut berbangga bahwa pendidikan di Indonesia menjadi salah satu bidang kajian yang diangkat oleh kampus-kampus di luar negeri", kata Konsul Agus. "Kebanggaan tersebut semakin bertambah, mana kala, Putera Indonesia yang akan mengangkat isu pendidikan Indonesia, meraih kesuksesan dengan memperoleh gelar doktor. Semoga gelar yang diraih, memberi manfaat bukan hanya kepada yang bersangkutan, namun juga kepada bangsa dan negara Indonesia", tambahnya.(red/rls)
Komentar

Tampilkan

  • Membanggakan, Mahasiswa Indonesia Raih Gelar Doktor di Universitas Islam Madinah dengan Yudisium Mumtaz Derajat Pertama
  • 0

Terkini