Cilamaya, Hilir Sungai yang Jadi Momok Menakutkan di Dua Musim

Iklan Semua Halaman

Loading...

Cilamaya, Hilir Sungai yang Jadi Momok Menakutkan di Dua Musim

Redaksi
Friday, January 10, 2020
PELITAKARAWANG.COM - Kecamatan Cilamaya Wetan, lokasinya memang di apit dua sungai besar yang menjadi buangan dari hilir Purwakarta, Subang dan Karawang. Keduanya, adalah Sungai Cilamaya dan Sungai Kali Bawah. Karena letaknya paling Utara timur Karawang yang perbatasan dengan laut, Kecamatan yang sudah melahirkan dua Bupati ini, belasan tahun tidak pernah bebas dari ancaman musibah dari dua sungai tersebut. Saat kemarau tiba, masyarakat yang kesehariannya berbahasa Jawa panturaan ini harus di dera bau limbah B3 di tepian dua sungai tersebut yang tak kunjung tertangani. Sementara, saat musim hujan tiba, tanggul-tanggul besar yang tanpa sentuhan optimal dari BBWS dan Pemprov Jawa Barat ini, menjadi momok menakutkan, menyusul ancaman jebol dan kebanjiran yang meringsek pemukiman dan sarana umum akibat bedah tampungan air di hulu Barugbug Kecamatan Jatisari. Kali-kali kecil pembuangan atau sodetan dari sumber Kali Cilamaya dan Kali Bawah, juga tak mampu menampung debit air dengan volume air yang begitu besar ke hilir, akibatnya, Kamis dan Jumat ini, ratusan warga di hampir 12 Desa, harus sudi mengungsi dan meninggalkan tempat tinggal sementara. Anak-anaknya belum bisa bersekolah, para ASN juga avapkali terjebak, hingga fasilitas umum seperti jalan hingga pasar, lumpuh. 

Mereka, harus berjibaku dengan perahu karet di atas jalan raya dan tidak bisa memaksakan kendaraannya menerobos arus air yang cukup besar datang dari tanggul bojong, barahan, eretan dan kalen tasrif. 

Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Kecamatan Cilamaya Wetan, H Udin Abdul Gani mengatakan, dua kali sudah meluap, yaitu Kali Cilamauya dan Kali Bawah. Dampaknya, bukan saja ke Desa Cilamaya, Muara, Mekarmaya dan Tegalwaru, tapi juga pada irigasi dan sawah kalen-kalen kecil yang kondisinya ikut meluber. Kini, di Rawagempol Wetan dan Rawagempol Kulon, juga ikut terdampak banjir akibat luapan Kalen Maryamah dan Kalen Gembongan Banyusari, sementara di Desa Sukakerta Kalen Cermin juga ikut meluap dan masuk ke pemukiman warga. "Jumlah di perkirakan puluhan ribu.yang terdampak banjir ada yang ketinggian air 50 centimeter, ada juga yang hampir 1 meter, " Katanya. (Rud)




Berikut Sungai dan Kali Meluap di Cilamaya : 

Kali Cilamaya 
Cilamaya, Tegalwaru, Mekarmaya, Muara

Kali Bawah 
Muara, Cilamaya, Cikalong, Muara Baru

Kalen Tasrif  
Rawet, Sukatani, Rakul

Kalen Maryamah
Rawet, Rakul, Muara Baru

Kalen Gembongan 
Rawet, Rakul, Tegalsari, Sukatani

Kalen Susukan  
Tegalsari

Kalen Cariu   
Tegalwaru

Kalem Cermin 
Sukakerta, Sukatani