Dua Orang Gantung Diri di Dua Lokasi, Satu di Wadas, Satu di Tempuran !

Iklan Semua Halaman

Loading...

Dua Orang Gantung Diri di Dua Lokasi, Satu di Wadas, Satu di Tempuran !

Redaksi
Thursday, January 30, 2020
PELITAKARAWANG.COM -  Masyarakat Dusun Pasirkembang RT 08/03 Desa Karangtanjung Kecamatan Lemahabang, geger Kamis pagi (30/1). Menyusul, ditemukannya warga gantung diri atas nama Sopian Bin Sarpan dan tergolek di dalam rumahnya dengan seutas tambang, di duga, korban mengakhiri hidup dengan cara seperti itu, akibat putus asa atas penyakit paru-paru yang lama di deritanya. Kejadian serupa juga terjadi Kamis siang (30/1), di duga sering cek Cok dalam rumah tangga, seorang pria di Dusun Ciguha RT 11/06 Desa Pagadungan Kecamatan Tempuran, nekat bunuh diri di dalam rumah dengan kain yang dililitkan pada lehernya. 

Dalam keterangannya, Kapolsek Lemahabang Iptu Supriyanto mengatakan, korban Gandir atas nama Sopian berusia 60 tahun. Korban di temukan sekitar Pukul 03.00 Wib dini hari sudah dalam keadaan menggantung dengan media tambang plastik yang biasa digunakan untuk ayunan cucunya, korban pertamakali ditemukan oleh istrinya dalam keadaan sudah tergantung dan meninggal dunia, diduga sebut Kapolsek, korban mengakhiri hidupnya karena putus asa telah karena menderita penyakit paru-paru kronis. "Diduga sakit paru, warga Karangtanjung ini memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, " Katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tempuran AKP Nana Sutisna mengatakan, korban di Desa Pagadungan yang gantung diri bernama Aji (30). Korban nekat gantung diri di duga mengalami depresi akibat sang istri sering memintanya untuk di ceraikan. Kejadian ini, pertama di ketahui oleh pamannya Atim sekitar pukul 15.00 WIB sore saat hendak memberitahukan ada tamu yang mencarinya. Namun, Pamannya ini kaget bukan kepalang saat membuka rumah neneknya, ternyata Aji tergolek tak bernyawa lantaran memilih mengakhiri hidupnya. Atas kejadian itu, pihaknya sudah membuatkan berita acara, dan pihak keluarga pasrah atas musibah yang terjadi pada anggota keluarganya tersebut. "Diduga urusan rumah tangga, pria bernama Aji ini memilih mengakhiri hidup dengan gantung diri dengan seutas kain yang di lilitkan ke lehernya, " Pungkasnya. (Rud)