Mengantar Jenazah Sambil Menerjang Banjir Menuju TPU di Cilamaya

Iklan Semua Halaman

Loading...

Mengantar Jenazah Sambil Menerjang Banjir Menuju TPU di Cilamaya

Redaksi
Tuesday, February 25, 2020
PELITAKARAWANG.COM- Musibah tidak ada yang tahu kapan datang. Termasuk yang di alami keluarga di Dusun Pangkalan RT 01/01 Desa Mekarjaya Kecamatan Cilamaya Wetan. Ibu Aisyah,  meninggal dunia karena sakit dan faktor usia, selasa malam (24/2) di saat kondisi rumah dan jalanan sedang di landa banjir. Tak ayal, jenasah yang hendak di kebumikan Rabu pagi (25/2) di Wareng Bacin, harus di tanggung dengan keranda oleh kerabat dan masyarakat di jalanan yang sedang banjir. Tak ayal, beberapa masyarakat, mengabadikan momen haru itu melalui telfon cellularnya, sesaat setelah jenasah almarhumah Aisyah meninggalkan rumah dukanya. 


Tetangganya, Ida Ridayah mengatakan, ini Aisyah yang juga mertua bapak Ino Pol PP Karawang, meninggal dunia karena sakit dan faktor usia. Kabareninggalnya Ibu Aisyah ini jadi momen haru, karena terjadi di saat musibah banjir melanda rumah dan jalanan. Sehingga, saat di angkut dengan keranda oleh para kerabat almarhumah, jadi kesan tersendiri, karena harus melawan arus banjir menuju TPU di Wareng Bacin. "Iya, yang nanggung jenasah dengan keranda itu harus menerjang banjir di jalanan menuju TPU, " Pungkasnya. (Rd)