Emay : Pilkada di Tunda, Koalisi Partai Terancam Buyar

PELITAKARAWANG.COM - Komisi II DPR RI sudah setujui penundaan Pilkada serentak 2020 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Mendagri, KPU RI, DKPP dan Bawaslu RI, Senin (30/3). Selain di arahkan agar Kepala Daerah merelokasi anggaran Pilkada untuk penanganan Covid-19, konstelasi politik jelang tanding, juga terancam buyar. Konsolidasi, koalisi hingga penjajakan yang sudah dilakukan petinggi partai dan bakal calon Bupati, juga diprediksi bubar di Karawang.
Mantan ketua KPU Karawang, Emay Ahmad Maehi  memperkirakan dampak tak hanya pada regulasi pelaksanaan Pilkada tetapi juga akan berdampak pada anggaran pelaksanaan serta konstelasi politik yang telah ada. "Penundaan tahapan Pilkada ini juga akan membuat koalisi partai dan pasangan calon jadi buyar dan tereliminasi kembali. Pasalnya masyarakat akan menilai nama-nama yang telah beredar saat ini, akan peran serta nama-nama tersebut dalam kondisi di tengah masyarakat saat ini,” jelas pria yang akrab dipanggil Kang Emay tersebut kepada awak media, Senin (30/3).

Maka oleh karena itu, lanjut Kang Emay, tidak menutup kemungkinan muncul Calon Baru yang tak diduga dengan kecenderungan tradisional. Siapa yang dapat memerankan model politik tradisional maka ia akan menjadi kuda hitam kekuatan baru. Ketika di tanya apa yang di maksud dengan politik tradisional, Emay menjawab, "Ini adalah rahasia, " Singkatnya. (Rd)
X
X