Notification

×


Iklan

Jokowi Siapkan Skema Terburuk Mudik: Tak Mudik, Tak Piknik!

Saturday, March 28, 2020 | 05:45 WIB Last Updated 2020-03-28T09:46:49Z

PELITAKARAWANG.COM - Pemerintah mulai merumuskan kebijakan bertajuk 'Tidak Mudik, Tidak Piknik Lebaran 2020' terkait pencegahan penularan covid-19. Kebijakan tersebut tengah digodok dalam sejumlah rapat yang dipimpin Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kita harus hitung berbagai skenario untuk memastikan keselamatan masyarakat," ujar Luhut dalam keterangan tertulis yang dikutip dari  CNBC Indonesia, Kamis (26/3/20).

Ia mengatakan, kebijakan 'Tidak Mudik, Tidak Piknik Lebaran 2020' adalah ikhtiar dalam memutus mata rantai penularan wabah corona. Dia menegaskan, harus mempertimbangkan berbagai skenario, semua demi keselamatan dan keamanan bagi para pemudik dan juga untuk seluruh masyarakat.

"Segala kebijakan ini nantinya menunggu keputusan dari Ratas Kabinet yang akan dipimpin Bapak Presiden. Kami berharap nantinya kebijakan ini yang terbaik bagi kita semua," ujar Luhut.

Senada dengan Menko Luhut, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ridwan Djamaluddin yang juga ditunjuk sebagai koordinator bagi kementerian/lembaga terkait mengatakan, arah kebijakan ini masih akan dilaporkan kepada Presiden untuk mendapatkan keputusan resmi. 

"Hanya saja hal ini masih menunggu dan taat kepada keputusan pimpinan. Sambil menyiapkan keputusan Pemerintah, Kementerian/Lembaga tetap melaksanakan persiapan-persiapan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya," kata Ridwan.

Juru Bicara Menko Marves dan Kemenko Marves Jodi Mahardi menjelaskan bahwa pihaknya sudah bersepakat mengenai beberapa skenario. Hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan masyarakat.

"Atas berbagai pertimbangan ini, kami melihat opsi kebijakan pelarangan mudik," kata Jodi.

Jodi mengatakan, ada tiga skenario yang tengah dibahas oleh sejumlah kementerian terkait. Pertama, skenario seperti biasa artinya mudik lebaran seperti dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Kedua, meniadakan mudik gratis oleh perusahaan. Ketiga, skenario pelarangan mudik.

"Ketiga skenario itu akan segera dilaporkan kepada Presiden," kata Jodi.

(cnbc)
×
Berita Terbaru Update