Notification

×


Iklan

Kapolsek : Pejabat Disnaker Meninggal Bukan Gegara Covid-19, Warga Agar Tetap Tenang

Sunday, March 29, 2020 | 19:33 WIB Last Updated 2020-03-29T12:33:46Z
PELITAKARAWANG.COM - Ramainya jagad Maya yang menyebut bahwa pejabat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karawang meninggal gegara positif Covid-19, di tepis Kapolsek Cikampek, Kompol Suprawadi SH. Mantan Kapolsek Cilamaya ini mengatakan, pihaknya melaksanakan patroli di jalur Ahmad Yani sekaligus menghimbau dan membantu dokter Puskesmas Cikampek untuk menjelaskan kepada warga, terkait meninggalnya salah satu warga perum BMI Desa Dauwan Tengah yang sempat disangka terkena virus corona. Pihaknya, sebut Suprawadi, menghimbau agar masyarakat tidak percaya pada berita hoax di media sosial, karena, satu warga yang meninggal dan di makamkan petugas dengan APD itu, karena sakit paru-paru akut dan sudah di cek serta klarifikasi oleh pihak RS Saraswati. "Kita patroli sekaligus menjelaskan, agar masyarakat tidak percayai informasi hoax, " Katanya.

Dengan merebaknya kasus virus corona yang sudah menyebar, sambungnya, dimohon agar masyarakat untuk tidak panik, selalu menjaga jarak, tidak kontak langsung dengan masyarakat lainnya dan selalu waspada pada gangguan kamtibmas, guna terciptanya situasi Kamtibmas berjalan terkendali. "Jangan panik dan tetap waspada. Semuanya harus tetap patuh pada imbauan pemerintah, " Ujarnya.

Direktur RSU Saraswati, dr Dewi LO. MARs dalam rilisnya mengatakan, satu pasien yang dirawat itu, memang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, tapi belum terkonfirmasi positif, mengingat uji usap (Swab Test) belum dilakukan. Pasien di rawat inap di ruang isolasi sejak tanggal 24 - 29 Maret, dan meninggal Minggu (24/3) pukul 02.00 dini hari. Pasien, sebutnya di rawat oleh dokter penanggungjawab spesialis organ dalam dengan standar penanggulangan Covid-19, seperti penggunaan APD. Termasuk, saat pemulasaran jenazah sesuai pedoman, mulai dari RS sampai ke pemakaman dengan berkoordinasi bersama Puskesmas Cikampek, RT, Kades dan Camat. "Pasien adalah kategori PDP, yang belum terkonfirmasi positif Covid-19, karena belum dilakukan uji usap atau Swan test, " Katanya. (Red)
×
Berita Terbaru Update