Jika Usulan 229 Ribu KK Tanpa Solusi, Ini yang akan di Lakukan Apdesi Karawang

Iklan Semua Halaman

Jika Usulan 229 Ribu KK Tanpa Solusi, Ini yang akan di Lakukan Apdesi Karawang

Lesmana
Tuesday, April 14, 2020
Gaduh soal data ajuan dengan kuota Bantuan Sosial bagi masyarakat terdampak wabah Covid-19 di Karawang, masih berlanjut. Bahkan, usulan yang di ajukan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Karawang sebanyak 229 Ribu KK, terancam tidak terakomodir seluruhnya baik oleh Pemprov Jabar melakui Jaring Pengaman Sosial, maupun Pemkab. Menyikapi itu, Ketua Apdesi Karawang Sukarya WK ancam menolak bantuan tersebut, jika 229 ribu KK usulan Kades tidak ada solusi konkrit. 


" Sekarang ini kita sedang mengajukan data, hasilnya ada sekitar 229 ribu KK se Karawang yang layak dapat bansos, ini Kuotanua batu muncul belakangan, sehingga penyesuaiannya jadi rancu, " Kata Sukarya WK, Selasa (14/4).  

Karena kerancuan data dengan kuota itu, sebut Apdesi, pihaknya koordinasi dengan Pemkab memberi masukan agar yang 229 ini bisa terakomodir Bansos. Kemudian, jika seandainya tidak terakomodir, maka Apdesi akan ambil sikap untuk tidak menerima bansos tersebut baik yang dari Pemkab maupun Provinsi, sebab ini akan rancu dan berpeluang gaduh di lapangan. Kita para Kades, sebutnya, di kesankan yang mendata, sementara kalau yang sebelah dapat dan yang sebelah lagi tidak dapat, bagaimana? "Kita sama-sama Pemerintah, tapi jangan selalu Kades yang dijadikan kambing hitamnya, " Ujarnya.

Padaa dasarnya baik Desa dan Pemkab sama-sama memiliki itikad baik untuk masyarakat, karena kita faham dua-duanya sama-sama pemerintahan, sehingga semua tujuannya juga baik.

Yang terpenting itu adalah membantu masyarakat yang sedang di rumah gegara Covud-19 ini, mereka tidak usaha dan bekerja secara normal sehingga jadi menyusut ekonominya. "Jadi kita ingin sama-sama bantu mereka, tujuan kita baik. Ayo Musyawarahkan dengan solusi terbaik, " Ajaknya. (Rdi)