Pasien Corona Terus Bertambah,Pemerintah :Itu Bukti Pembatasan Aktivitas Sosial Belum Maksimal

Iklan Semua Halaman

Loading...

Pasien Corona Terus Bertambah,Pemerintah :Itu Bukti Pembatasan Aktivitas Sosial Belum Maksimal

Redaksi
Monday, April 13, 2020
Angka pasien positif terjangkit virus corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah. Tercatat hingga Senin (13/4/2020), terdapat 4.557 orang dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.



Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menuturkan, masih tingginya kasus pasien positif terus bertambah setiap harinya merupakan bukti pembatasan aktivitas sosial belum berjalan secara maksimal.

“Kita sudah menyaksikan penyebaran virus Covid-19 sejak beberapa minggu terakhir ini demikian cepat, demikian banyak. Ini adalah gambaran nyata bahwa memang aktivitas sosial kita belum kita batasi dengan baik," ujar Yuri dalam konferensi pers yang ditayangkan melalui saluran YouTube BNPB, Senin (13/4/2020).

Oleh karena itulah, Yuri meminta agar masyarakat dapat meningkatkan kesadarannya dengan tetap berada di rumah. Adapun mereka yang rentan terpapar virus adalah yang masih memiliki aktivitas di luar rumah.

"Oleh karena itu, mari bersama-sama kita pahami, kita harus sadar bahwa di antara keluarga masyarakat ada kelompok yang rentan, rentan terinfeksi, rentan terpapar oleh virus yaitu mereka mereka yang masih memiliki aktivitas sosial yang sangat aktif, masih berada di luar rumah untuk hal-hal yang kadang tidak penting," tegasnya.
Infografis COVID-19
Selain itu, kata dia, dengan membatasi aktivitas sosial akan turut menghindarkan masyarakat tertular virus dari orang tanpa gejala (OTG).

“Banyak sekali virus yang dibawa oleh orang lain yang kita tidak tahu apakah mereka dalam kondisi sakit atau tidak, karena gambaran pada orang tanpa gejala sudah dipastikan tidak akan ada keluhan apa-apa," sebut Yuri.

Sekadar informasi pasien positif corona hingga Senin hari ini terus bertambah. Tercatat ada 4.557 orang dinyatakan positif corona, sementara yang meninggal dunia menjadi 399 orang. Hanya saja untuk pasien yang dinyatakan sembuh terus bertambah hingga mencapai 380 orang.***red