Notification

×


Iklan


Pohon "Kemenyan" Berusia 150 Tahun di Purwasari di Tebas Damkar

Tuesday, April 14, 2020 | 17:34 WIB Last Updated 2020-04-14T10:34:12Z
Pohon kemenyan tua berusia sekitar 150 tahun di Kampung Pakopen RT 01/03 Desa Tegalsari Kecamatan Purwasari, bisa jadi dianggap keramat oleh masyarakat setempat. Namun, usianya yang lapuk dan mengancam keselamatan warga yang melintas, pohon setinggi hampir 60 meter tersebut, akhirnya di tebas Damkar Cikampek dan Rescue Damkar Karawang, Selasa (14/4). Selain getahnya yang identik dengan kelenik kepercayaan leluhur, sebelum ditebas pohon tua ini di jampe-jampe terlebih dahulu oleh tokoh masyarakat setempat. 

Kepala UPTD Damkar Karawang, Rochmat Ilyas mengatakan, giat BPBD Damkar yang terdiri dari personil Pos Damkar Cikampek dan Rescue Damkar Karawang bersama unsur desa dan masyarakat setempat, menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat untul menebas pohon kemenyan yang sudah lapuk (mati), sebab, pohon berusia sekitar 150 tahun dengan tinggi hampir 60 meter di Kampung Pakopen itu, khawatir akan tumbang dan membahayakan lingkungan masyarakat terdekat. Karenanya, dengan iringan jampe-jampe tokoh masyarakat, pohon kemenyan itu berhasil di tebang dengan durasi sampai 4,5 jam dengan cara memotong setiap ranting bagian atas, kemudian baru bagian bawah pohon. 

"Iya, pohon itu sudah tua dan tinggi yang dikhawatirkan roboh menimpa wakra sekitar. Ada laporan, kita bertindak cepat untuk menebasnya, " Ujarnya.

Kasie Trantib Kecamatan Purawasari, Dede Ilyas mengatakan, pohon kemenyan tua yang ditebas itu lokasinya di Dusun Pakopen RT 01/03 Desa Tegalsari. Selain pohon tua itu, kemenyan juga memang ada di beberapa lokasi lainnya. "Banyak sih enggak, cuma memang ada pohon-pohon kemenyan disana, " Ujarnya. (Rd)
×
Berita Terbaru Update