Notification

×

Iklan

Seorang Warga di Kecamatan Tempuran Terpapar Virus Corona?,Ini Penjelasannya

Saturday, April 18, 2020 | 22:00 WIB Last Updated 2020-04-18T13:52:12Z
Lagi dunia medsos rame mengguncingkan adanya seseorang terpapar virus Covid-19,para warganet beragam komentar teruraikan,dari kalimat kaget,saling nasehati,kepoh yang berujung kepanikan,(18/4).


H.Azis Solehudin saat dikonpirnasi hebohnya warga kecamatan Tempuran karena seorang warga telah papar Corona,Kapus UPTD Puskesmas Tempuran menjelaskan bahwa pihaknya dan Muspika setempat sudah mendengar kabar serupa sejak malam tadi.(17/4/2020).



Kami sudah mendatangi rumah orang tuanya dan sudah pula mengedukasi keluarganya sedetil mungkin agar mereka tidak panik dan tak tertular pula.

Tim medis juga sudah sarankan kepada 7 anggota keluarga yang dimaksudkan bilamana ada keluhan apa pun silakan mendatangi Puskesmas  Tempuran dengan segera atau,bisa telepon pihak puskesmas dan pastinya kami mendatangi untuk membantunya.

Selanjutnya ungkap Aziz,yang bersangkutan tidak tinggal di Tempuran tetapi adalah warga Kecamatan Rawamerta karena ikut ibunya,namun karena jejak medisnya adalah sakit Jantung dan TBC yang sudah lama tidak ujung sembuh,ia pun balik kesini mendatangi rumah orang tuanya yang lelaki.

Tadi saat kami melakukan tracking bareng Muspika juga PSM dan perangkat desa setempat,ayah dari yang bersangkutan menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengetahui keadaan anaknya yang diisolasi di salah satu rumah sakit rujukan di Karawang dan masuk ruang isolasi selama 14 hari,dan sebelumnya anaknya sudah mendatangi RSUD Karawang untuk berobat dengan naik ojek namun tidak boleh pulang oleh pihak medis IGD setempat,terang Aziz.

Jadi warga Tempuran ataupun keluarganya disini tidak perlu panik karena terdampak oleh yang bersangkutan.Namun jaga kesehatan yakni perkuat imun dan tetap jaga jarak dengan siapapun,bila dirumah atau diluar rumah selalu mengunakan masker dengan tetap pergunakan PHBS juga selalu jalankan dan patuhi himbauan pemerintah di saat pandami Corona,pinta Aziz.

Saya tegaskan,yang bersangkutan ada di Tempuran cuma 2 hari saja jadi jangan panik warga disini juga tidak berlebihan ucap dan sikap apalagi mengucilkan pihak keluarganya.

Kami sudah sarankan pula agar pihak keluarganya mengisolasi diri secara mandiri selama 14 kedepan,tegas Aziz.

Catat...,sambung Aziz, keluarganya pun belum tentu terjangkit atau tertular oleh yang bersangkutan karena terjangkitnya seseorang oleh virus Corona karena balik lagi kepada seseorang apakah imunnya kuat,atau dia kontak fisik langsung dengan yang positip,terlebih lagi sampai detik ini pihak medis belum mengetahui dari mana dan di mana hingga bersangkutan bisa demikian.Karena hasil rekam alat atau observasi dari tim medis Tempuran saat visitasi ke rumah orang tuanya,ke 7 keluarganya hasil obesrvasi sementara sehat dan terlihat bugar.

Kami minta semua harus waspada dan bijak dalam pandemi sekarang karena ada istilah OTG,yakni orang tanpa gejala.Ini penting karena OTG sangat rentan tertular.Terlihat sehat tapi bisa terpapar mendadak.

Namun dapat dipastikan untuk keluarga yang bersangkutan adalah sudah berstatus ODP dan pihak puskesmas Tempuran akan pantau terus,pungkas Kapus Tempuran.**ts

×
Berita Terbaru Update