Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan

Kiai Aning : Kaya Ngaku Miskin Demi Bansos, Berdosa !

Redaksi
Friday, May 08, 2020, 14:38 WIB Last Updated 2020-05-08T07:38:14Z
Banjirnya bantuan sosial (Bansos) yang siap mengguyur masyarakat tidak mampu secara ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19, berpeluang kondusif jika orang-orang mampu (kaya) tidak tamak dan berharap bantuan. Namun, kenyataan di lapangan, kadang-kadang masyarakat yang mampu dan mengaku miskin karena toma' pada bantuan, di hukumi berdosa.

Pengasuh Pesantren Al Burdah Kecamatan Cilamaya Kulon, KH Aning Amrullah mengatakan, pemberi, petugas dan penerima, itu sama berdosa jika sasaran yang menerima bantuan sosial adalah orang mampu. Karena petugas itu, dosa karena memanipulasi data, dan penerimanya pun dosa karena berdusta. Bahkan, ia khawatir menjalar pada ancaman bahwa ucapan itu doa.

Mengaku miskin, berarti mendoakan dirinya biar jadi orang miskin. "Yang memanipulasi data, bahkan yang menerima juga berdusta atas kemampuannya secara ekonomi, jelas dosa dan haram hukumnya, " Katanya. 

Lebih jauh Kiai Aning mengatakan, kesadaran atas kemampuan ini seharusnya juga bisa preventif lewat pendekatan agama dan dari agama. Para ulama dan ustad melaui tenaga MUI/DMI/PAH/Majlis ta'lim bisa terus mengisi Tausiyah di Mesjid/musholla/Majelis ta'lim sebenarnya tidak kurang memberikan pemahaman soal ini. Dalam hal pemerintah menseleksi sasaran/Mustahik secara hirarkis, warga mana yang lebih berhak di bantu, perlu kiranya dibantu pembina dari TNI - Polri saat distribusinya. "Jangan terlalu toma ditengah hidup yang sudah berkecukupan, apalagi berharap Bansos, sebab Allah SWT tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan, " Pungkasnya. (Rd)
Komentar

Tampilkan

  • Kiai Aning : Kaya Ngaku Miskin Demi Bansos, Berdosa !
  • 0

Terkini