Notification

×


Iklan

Nasi Bungkus di Sebut Dari Dana Desa, Kades Pasirtanjung : Hoax dan Gagal Faham

Friday, May 15, 2020 | 17:17 WIB Last Updated 2020-05-15T10:28:55Z
Pemahaman alokasi bantuan bagi warga terdampak Covid-19 nampaknya harus terus di genjot sosialisasinya. Menyusul, bantuan yang di buka dalam sembilan pintu pos anggaran, acapkali menuai kesalahpahaman masyarakat calon penerima satu dengan lainnya. Padahal, selain Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos Rp600 ribu yang di ambil dari Kantor Pos setiap Kecamatan, ada juga Bantuan dari Gubernur berupa tunai Rp150 ribu dengan sembako sejumlah Rp350 ribu. Tidak sampai di situ, bantuan lainnya seperti 35 persen Dana Desa 2020 Rp600 ribu, hingga Bantuan Pemkab Karawang Rp300 ribu perbulan, juga siap menyasar masyarakat kurang mampu yang usaha dan aktivitasnya terganggu gegara Covid-19. 

"Saya geram, karena ada seorang tokoh yang menyebutkan bahwa anggaran Dana Desa untuk Covid-19 sebesar Rp600 ribu per KPM, di sebut hanya turun berupa nasi bungkus di sela-sela Khutbah Jumatan, ini kan Ngaco ! Padahal, nasi bungkus itu, bantuan dari Pemkab untuk pengadaan dapur umum, bukan dari anggaran dana desa, jadi saya minta masyarakat Pasirtanjung jamgan termakan hoax, tabayun dan klarifikasi lebih baik, " Kata Kades Pasirtanjung, Saepudin Betong kepada pelitakarawang.com, Jumat (15/5).

Saepudin menambahkan, BLT dari 30 persen Dana Desa ia tegaskan bahwa anggaran itu belum turun. Adapun program nasi bungkus adalah program dari pemda yang seharian di produksi ribuan box adalah realisasi program Pemkab Karawang untuk pengadaan dapur umum. Itupun, hanya mengandalkan berasnya saja, sementara lauk pauknya harus di sediakan lewat kantong pribadi Kades dan keterlibatan ibu-ibu PKK selama memasak. Oleh karenaya, masyarakat harus di fahamkan, bahwa jenis bantuan itu berbeda-beda, ada yang reguler seperti dari PKH, BPNT (Sembako) setiap bulannya, ada juga program bansos dari Kemensos, Provinsi, Dana Desa hingga Pemkab Karawang. "Nasi bungkus itu, bukan dari dana desa, tapi program realisasi Pemkab karawang untuk pengadaan dapur umum, jadi kalau di plintir kesana kemari, jadi Gagal Faham, " Sindirnya. (Rd)
×
Berita Terbaru Update