Notification

×


Iklan


Ingin Keren, Ayo Sekolah Sambil Nyantri di Attarbiyyah Ciwulan

Thursday, June 18, 2020 | 08:25 WIB Last Updated 2020-06-18T01:25:55Z
Pondok Pesantren Attarbiyyah di Desa Ciwulan Kecamatan Telagasari, sudah hadir sejak puluhan tahun lalu. Selain sudah melahirkan ratusan alumni, Pesantren yang di dirikan Mama KH Syafei ini, sudah hadir dengan lembaga pendidikan formal yang memadukan ilmu agama dengan umum, seperti SMP Islam Attarbiyyah dan SMK NU Attarbiyyah. Para siswa yang sudah bermukim di pesantren dari dalam dan luar daerah, bukan saja mengenyam pendidikan formal dengan segudang prestasi ekstrakulikuler, tapi juga berbaur dengan suasana pesantren yang padat dengan pengajian dan pendalaman kitab-kitab salaf ala warga Nahdliyin.


Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Islam Attarbiyyah, Subki Akbar mengatakan, tahun ajaran 2020/2021 ini lembaga pendidikan formal khusus SMP membuka pendaftaran siswa dan santri baru dengan jumlaj 3 Rombongan Belajar (Rombel) dan akan terus dibuka sampai Juli mendatang. Saat ini, sudah sekitar 60 siswa baru mendaftar ke panitia, baik dari sekitaran Karawang, maupun luar Karawang. Mereka, sebut Subki, di fasilitasi untuk mondok di Pesantren yang lokasinya masih satu hamparan dan satu yayasan di komplek pesantren. Soal kualitas, SMP dan Pesantren yang di asuh para Kiai ini, sudah tidak diragukan, karena meskipun berbasis pesantren, ekstrakulikuler yang di minati banyak menyumbang prestasi dan kejuaraan, baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi, seperti Osis, Pramuka, Volly  Basket, Tenis Meja, Futsal, Kegiatan seni hingga organisasi ekstra seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). "Bagi orangtua/wali, tidak usah gusar mendaftarkan anaknya ke Sekolah sambil pesantren, cukup di Attarbiyyah yang aksesnya dekat, biaya terjangkau dan kualitas akademik dan non akademiknya sudah teruji prestasinya, " Katanya. 

Subki menambahkan, bagi orang tua yang hendak memasukan putera-puterinya di jenjang SMK, juga tersedia pendidikan formalnya, yaitu SMK NU Attarbiyyah dengan kompetensi keahlian yang sudah menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan industri. Sementara fasilitas pesantren juga sangat memadai dan luas, baik asrama putera maupun puteri dengan jadwal kegiatan kepesantrenan yang tertib dan disiplin ilmu dengan para asatidz dan kiai alumni-alumni pesantren NU seperti Cipasung Tasikmalaya, Buntet Cirebon, Babakan Ciwaringin, Sukabumi, Sempur Purwakarta, hingga Pesantren daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan sistem ajar Balagan maupun sorogan, seperti kitab Safinatunnajah, Riyadhul Badi'ah, Fathul Qarib, Fathul Mu'in, Taklim Muta'allim, Tijan Adarori, Fathul Majid, Ushfuriyah, Risalah Ahlusunnah Wal Jamaah,  Kaelani, Jurumiyah, Tashrif, Alfiyah Ibnu Malik, Ihya Ulumuddin, sampai Tafsir Jalalain dan lainnya, baik Fiqh, tasawuf, maupun nahwu dan shorof. "Kalau soal pengajian, para Kiai di pesantren sangat disiplin ilmu dan insya Allah bawa keberkahan bagi para santrinya, " Katanya. 

Pesantren ini, sebut Subki di asuh oleh KH Nanang Baedarus Murtadho, KH Ahmad Ruchiyat Hasby yang juga Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang, KH Ijuk Marjuki, KH Sulaeman Firdaus dan KH Uday Sudarya. Sekolah sambil pesantren, sudah terbukti jitu membentuk karakter anak-anak lebih berakhlak, beradab dan bedisiplin ilmu, sehingga mampu menjawab tantangan di setiap kampung halaman dan masa depannya. "Akademik dan non akademik insya Allah di gembleng para guru, termasuk akhlak dan karakternya, itu menjadi pembeda lulusan sekolah umum dengan sekolah berbasis pesantren, "pungkasnya. (Red)
×
Berita Terbaru Update