Ini Data Terkini Per 5 Juni Untuk Kasus Corona di Kabupaten Karawang

Iklan Semua Halaman

Loading...

Ini Data Terkini Per 5 Juni Untuk Kasus Corona di Kabupaten Karawang

Redaksi
Friday, June 5, 2020
Jubir Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang,dr.Fitra Hergyana menjelaskan, dalam rangka persiapan AKB pemerintah Kabupaten Karawang,telah Bupati mengeluarkan Surat Edaran Bupati Karawang Nomor 450/2710/KESRA tentang protokol penyelenggaraan kegiatan ibadah berjamaah dan/atau keagamaan pada rumah/tempat ibadah di wilayah Kabupaten Karawang dalam rangka mewujudkan masyarakat produktif dan aman Corona virus disease 2019 (Covid-19) di masa pandemi,(05/6).

Hal ini juga sejalan dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor:SE.15 Tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid -19 di masa pandemi,terang dr.Fitra.

Dalam edarannnya,sambung Fitra,Bupati Karawang menyampaikan untuk melaksanakan beberapa kewajiban dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan. Kewajiban tersebut terbagi untuk dilaksanakan oleh beberapa pihak yaitu untuk: 1.Pengurus/Pengelola/Penanggungjawab Rumah/Tempat lbadah (*DKM, dan laiinya).

2.Masyarakat/Jamaah yang akan melaksanakan ibadah di rumah/tempat ibadah (*masyarakat yang akan melaksanakan sholat, ibadah di gereja dll). 

3.Masyarakat/pengguna yang hendak melaksanakan kegiatan keagamaan pada rumah/tempat ibadah (seperti akad nikah atau pengajian). 

"Ketiga pihak tersebut memiliki kewajiban tersendiri yang harus dilaksanakan dengan disiplin sebelum melaksanakan kegiatan di tempat Ibadah,untuk rincian kewajiban yang harus dilaksanakannya bisa dilihat secara lengkap di media social Diskominfo Kabupaten Karawang atau Satgas Covid 19 Kab. Karawang (Instagram & Facebook)," tegas dr. Fitra.

Selain persiapan pada tempat-tempat ibadah,persiapan-persiapan lain menuju AKB ini terus dipantau oleh tim gugus tugas, seperti membuat Kampung Tangguh Covid-19,mempersiapkan rumah sakit dan tenaga kesehatan sebagai antisipasi dan mitigasi apa bila terjadi lonjakan kasus,serta persiapan tempat-tempat usaha yang harus menyesuaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,terang Jubir Satgas Covid-19.

Untuk itu,ucap Fitra,diharapkan masyarakat juga mulai bersiap dengan penerapan AKB ini,sehingga seluruh kegiatan perekonomian dan sosial ini bisa berjalan kembali tetapi tidak menimbulkan kasus-kasus baru atau klaster-klaster baru di Kabupaten Karawang.

Kemudian untuk  update perkembangan kasus Covid-19 di Karawang hingga saat ini masih nihil kasus,terang Fitra.

Tetapi untuk ODP saat berjumlah total 5.132 orang,selesai pemantauan 4.853 orang,proses pemantauan 273 orang dan meninggal dunia 6 orang.Dan untuk OTG berjumlah total 877 orang,selesai pemantauan 793 orang,proses pemantauan 84 orang.Selanjutnya untuk PDP berjumlah 442 orang,selesai pengawasan 379 orang,masih dalam pengawasan 26 orang dan meninggal dunia 37 orang. 

Terakhir untuk perkembangan hasil reaktif rapid tes,adalah berjumlah total 271 orang,telah sembuh rapid 234 orang dan masih dalam observasi 7 orang lalu meninggal dunia 30 orang,pungkas Jubir Satgas Covid-19 Karawang.**rls