Pesantren Asuhan Gus Hasan Jadi Model "Pondok Tangguh" Covid-19

Iklan Semua Halaman

Loading...

Pesantren Asuhan Gus Hasan Jadi Model "Pondok Tangguh" Covid-19

Redaksi
Friday, June 12, 2020
Ribuan santri memang belum kembali ke komplek Pondok Pesantren Ashidiqiyah Karawang di Desa Sukatani Kecamatan Cilamaya Wetan, Jumat (12/6). Namun, Pesantren Asuhan Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Barat, KH Hasannuri Hidayatullah ini sudah tanggap menangkal Covid-19 di lingkungannya melalui program "Pondok Tangguh" yang di tinjau Bupati Karawang, Kapolres dan Dandim 0604/Karawang. 


Gerbang masuk pesantren yang memiliki lembaga pendidikan formal sampai Perguruan Tinggi tersebut, tidak saja sebatas lapor keluar masuk para tamu di depan pintu gerbang, tetapi semakin diperketat dengan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19, sebagaimana Qaidah Fiqh " Dar'ul Mafasid Muqoddam 'Ala Jalbil Masholih. Nampak, fasilitas tanggap Covid-19 diberlakukan di komplek pesantren, seperti pengadaan cuci tangan di setiap sudut, imbauan wajib masker, bilik disinfektan, pengechekan suhu tubuh hingga fasilitas hand sanitizer. 


Bahkan, menanggulangi ancaman krisis pangan, pesantren asuhan Gus Hasan tersebut, memiliki fasilitas ternak lele di rmpang bawah bangunan pesantren puteri maupun lahan sawah seluas 4 hektar. 

"Alhamdulillah, kami ikut bergembira atas silaturahmi dan tinjauan Bupati bersa Unsur Muspida Karawang, termasuk Pak Kapolres dan Dandim 0604/Karawang terhadap lingkungan pesantren yang kiranya layak menjadi "pondok tangguh" Covid-19. Semoga Maslahat atas semua dukungan, doa serta bantuannya bagi pesantren, insya Allah kita istiqamah menjalankan protokol kesehatan sebagai wujud ikhtiar pencegahan penyebaran Covid-19 ini, " Kata Gus Hasan di sela-sela kunjungan Muspida Karawang, Jumat (12/6).

Sementara itu, Kapolsek Cilamaya Kompol Sutedjo SH mengatakan, pesantren tanggap covid-19 ini di lengkapi sejumlah protokol kesehatan, termasuk ruang isolasi dan pos klinik pesantren lengkap dengan alat kesehatan. Mengantisipasi kekurangan pangan, ditebar juga dilingkungan pesantren sebanyak 1.000 benih ikan lele dan peninjauan lahan sawah seluas 4 hektar siap panen serta bantuan berupa sembako kepada pimpinan pesantren secara simbolis. "Selain desa tangguh, diharapkan pesantren dan lembaga pendidikan lainnya mengikuti dalam upaya menanggulangi pencegahan Covid-19 betapapun kondisinya sudah mau New Normal, " Ujarnya.
 
Hadir dalam kesempatan tinjauan pondok tangguh tersebut, selain Bupati Karawamg, Kapolres dan Dandim 0604/Karawang, nampak Ketua STAI Ashidiqiyah H Mohammad Iqbal ST MH, Ketua PDNU Karawang dr Argen dan juga nampak dr Sri Raharjo, SH, MH, MMRS, Wakil Ketua PDNU Jawa Barat, Bidang Dakwah, Penanggulangan Bencana dan Pengabdian Masyarakat. juga Camat Cilamaya Wetan ,Basuki Rahmat,Rd)