Tjahjo Usulkan Sistem Kerja Shift untuk ASN

Iklan Semua Halaman

Loading...

Tjahjo Usulkan Sistem Kerja Shift untuk ASN

Redaksi
Thursday, June 11, 2020

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, merespons penumpukan calon penumpang kereta api saat jam kerja.Dia mengusulkan sistem kerja shift untuk aparatur sipil negara (ASN).?


"Pada prinsipnya kami sepakat untuk menyiapkan sistem kerja shift, yaitu shift 1, pukul 07.30 sampai 15.00 WIB dan shift 2, pukul 10.00-17.30 WIB," kata Tjahjo melalui pesan singkat, Kamis, 11 Juni 2020.
Tjahjo sudah membicarakan ini dengan pihak terkait. Khususnya dengan dengan deputi dan perwakilan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK),Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).



"Bila disetujui, sistem kerja shift akan diatur secara terpisah. Untuk pegawai ASN dengan SE Menteri PANRB. Untuk pegawai BUMN dengan SE Menteri BUMN. Untuk pegawai swasta dengan SE Menteri Ketenagakerjaan," kata Tjahjo.

Namun Tjahjo menyebut perlu survei dan simulasi lebih cermat sebelum regulasi tentang sistem kerja shift dikeluarkan. Tujuannya untuk memastikan kebijakan benar-benar efektif merespons masalah.
"Data sementara yang diperoleh dari PT KAI menunjukkan bahwa penumpang KA dari unsur pegawai ASN/TNI/Polri jumlahnya sangat sedikit," kata Tjahjo.
PT KAI akan melakukan survei yang lebih cermat tentang proporsi jumlah penumpang berdasarkan pekerjaan. Apakah ASN/TNI/Polri, BUMN, atau swasta.
Selain itu, Tjahjo telah mendiskusikan beberapa alternatif kebijakan saat rapat bersama pihak terkait. Apakah pemberlakuan sistem kerja shift cocok diberlakukan bagi ASN atau hanya swasta, berikut dengan waktu yang cocok untuk sistem tersebut.
"Kami usulkan kebijakan tersebut diberlakukan untuk daerah yang memberlakukan PSBB dan/atau status merah menurut gugus tugas," kata Tjahjo.**medcom