Notification

×


Iklan

Nadiem Makarim Tepat Diganti, Yang Menarik Muncul Nama AHY Dan Johan Silalahi

Saturday, July 04, 2020 | 02:21 WIB Last Updated 2020-07-03T19:21:16Z

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Gertak Presiden Joko Widodo yang akan melakukan perombakan kabinet akibat jengkel terhadap kinerja para menteri terus menjadi perbincangan.

Bahkan, isu ini menggelinding sampai jauh dengan munculnya nama-nama menteri yang akan direshufle serta penggantinya.

Prediksi susunan nama-nama menteri hasil reshufle dengan cepat beredar di berbagai grup percakapan dan media sosial.

Pemerhati politik sekaligus Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, dari sekian banyak nama yang muncul, dia hanya mengamati tiga nama, baik itu nama baru maupun sekadar ganti posisi.

Dalam daftar yang beredar, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Haedar Nasir diprediksi menggantikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Menurut Iwel Sastra, kalau dilihat dari latar belakang Haedar, memang lebih pas tokoh Muhamadiyah itu yang menduduki jabatan Mendikbud.

"Dan kalau pun Nadiem masih ingin dipertahankan di kabinet, maka harus dicarikan posisi yang pas dengan latar belakangnya sebagai pengusaha daring," ujar dia kepada Kantor Berita politik RMOL, Jumat (3/7).

Lanjut Iwel Sastra, hal yang menarik sekaligus mengejutkan adalah munculnya nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diprediksi akan menjadi Menteri Koperasi dan UKM.

"Masuknya AHY ini tentu akan mempengaruhi konstelasi politik tanah air. Namun menurut saya, posisi Menteri Koperasi dan UKM ini tidak cocok untuk dia. AHY lebih pas pada posisi Menteri Pemuda dan Olahraga," ucapnya.

Hal menarik lainnya, masih kata Iwel Sastra, adalah munculnya nama Johan Silalahi yang diprediksi sebagai Menteri ESDM. Johan yang selama ini dikenal sebagai pendukung Presiden Jokowi pada prediksi susunan kabinet sebelumnya juga sempat digadang-gadang akan menjadi Menteri ESDM.

"Apakah Johan kembali sekadar masuk bursa atau memang akan duduk di kabinet Jokowi hasil perombakan," tuturnya.

Terakhir, Iwel Sastra mengatakan, namanya prediksi tentu bisa pas bisa juga meleset.

"Tapi yang menjadi pertanyaan penting sekarang adalah apakah betul Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet atau hanya sekedar gertak belaka karena sedang jengkel," tutupnya**

×
Berita Terbaru Update