Notification

×

Iklan

Katanya , Bantuan UMKM Rp2,4 Juta Diperpanjang Hingga Pertengahan 2021 Mendatang

Monday, September 14, 2020 | 01:17 WIB Last Updated 2020-09-13T18:17:02Z

Kabar baik datang dari Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM.

Dilansir dari laman resmi Kementrian Koperasi dan UKM, Teten Masduki menjelaskan tentang potensi berlanjutnya program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif berupa modal usaha untuk UMKM hingga tahun 2021.

"Pemerintah tidak tinggal diam. Serangkaian kebijakan untuk membantu UMKM dan Koperasi sedang dan akan terus dilanjutkan," ujar Teten dalam sebuah sambutan virtual pada pembukaan pelatihan bertema 'KUKM Eksis dan Mampu Beradaptasi dalam Pandemi Covid-19 dan Era New Normal' di Lombok Tengah, Senin, 7 September 2020.

Uang Banyak

Selain itu Teten juga menjelaskan berbagai bentuk upaya pemerintah pusat dalam membantu UMKM supaya dapat bertahan ditengah Pandemi Covid-19. Bantuan pemerintah yang diberikan kepada UMKM disesuaikan dengan kondisi masing-masing UMKM.

"Bagi UMKM yang memang terdampak sangat ekstrem, maka diberikan bansos. Bagi UMKM yang mengalami kesulitan pembiayaan sementara kegiatan usahanya masih berjalan, diberikan retrukturisasi pinjaman subsidi bunga 6 bulan dan keringanan pajak, serta pinjaman dengan bunga 3 persen," jelas Teten.

Untuk UMKM yang belum tersentuh perbankan, akan diberi bantuan presiden produktif sebesar Rp 2,4 juta untuk modal usaha.

"Bantuan ini diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro. Sampai pada akhir September 2020 ditargetkan sudah 100 persen," ujar Teten.

"Jika situasi ekonomi nasional pada Kuartal I 2021 masih landai, maka kedua bantuan itu (restrukturisasi dan banpres produktif usaha mikro) kemungkinan besar akan dilanjutkan,"pungkas Teten.

Jika benar-benar dibuka hingga tahun 2021, lalu bagaimana cara daftarnya?

Syarat pertama untuk mendapatkan bantuan ini cukup dengan KTP. Syarat kedua anda tidak sedang menerima kredit modal kerja atau investasi dari institusi perbankan. Yang tidak kalah penting adalah anda tidak termasuk dalam ASN (Aparatur Sipil Negara), TNI maupun Polri, hingga pegawai BUMNmaupun BUMD.

Kemudian, bagi anda yang belum memiliki IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil) bisa meminta pengantar langsung dari RT/RW dan kelurahan, sehingga dapat diterbitkan oleh kecamatan.

Bagi yang sudah memiliki IUMK akan di usulkan oleh UPT dinas di kecamatan setempat, atau langsung datang Dinas Koperasi Kabupaten atau Kotamadya. Setelah melakukan pendaftaran pemerintah akan melakukan pengecekan.

Jika anda dinyatakan layak untuk mendapat bantuan, maka uang dengan nominal Rp 2,4 juta akan langsung masuk secara cuma-cuma ke rekening pribadi anda.

Selamat mencoba!

×
Berita Terbaru Update